5 Tips Melawan Rasa Malas dan Sering Rebahan Ala Motivator Sherly Annavita

Dengan kata lain, rasa tidaklah salah. Akan tetapi, cara merespon rasa akan menentukan kualitas dan ke mana kita akan berakhir.

Salah satu rumus berpikir logis adalah jika “A” maka “B”. Artinya, jika kita malas sekarang, maka wajar jika tidak maksimal kemudian.

Jika kita menunda pekerjaan sekarang, maka wajar jika selesainya belakangan.

Jika kita selalu membuat pembenaran, maka wajar jika target dan goal semakin jauh dan terlihat besar.

Hukum sebab-akibat tersebut akan membuat kita menyadari konsekuensi atas sikap yang kita pilih dan lakukan.

2. Having a bigger goal or target

Saat kita sudah mencapai satu target dalam hidup, maka perbesar satu set goal selanjutnya, naikkan targetnya, dan jangan diam di tempat yang sama.

Saat kita berhenti berubah, tentu dengan harapan ingin berubah ke arah yang lebih baik, maka kita selesai. Saat kita berhenti bertumbuh, maka kita mati.

Saat kita memperbesar goal dan menaikkan target, maka kita akan ditantang dengan masalah yang jauh lebih besar.

Hal ini akan membuat kita tumbuh karena dapat menyelesaikan masalah-masalah yang besar yang akhirnya membuat kita belajar banyak hal.

BACA JUGA:  5 Cara Agar Dihargai Orang Lain, Jadi Langkah Awal Agar Tidak Disepelekan

3. Mulai dari hal yang paling mudah untuk dikerjakan

Kerjakan dari hal yang paling mudah agar dapat diselesaikan. Saat alam bawah sadar telah menganggap bahwa pekerjaan tersebut mudah, maka respon kita juga tentu akan bersemangat untuk menyelesaikannya.

4. Mulai dari durasi yang singkat, namun konsisten

HARIANE.COM menerima rilis dan artikel serta karya fiksi untuk diterbitkan. Dikirimkan malalui email: redaksihariane@gmail.com