7 Fakta Menarik OTT Mahkamah Agung yang Dilakukan oleh KPK, Sempat Koreksi Satu Nama Tersangka

HARIANE – Operasi Tangkap Tangan atau OTT Mahkamah Agung yang dilakukan oleh KPK membuat netizen tercengang.

Pasalnya dalam OTT mahkamah Agung tersebut, KPK disebut-sebut menangkap salah satu aparatur peradilan yang menjabat sebagai hakim.

Namun ternyata, ada banyak fakta unik yang terjadi dalam kasus OTT Mahkamah Agung yang dilakukan oleh KPK pada Kamis, 22 September 2022.

Apa saja fakta menarik terkait dengan operasi tangkap tangan di lingkungan Mahkamah Agung? Simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

7 Fakta Menarik OTT Mahkamah Agung yang Dilakukan oleh KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi kembali melakukan operasi tangkap tangan pada instansi pemerintahan. Kali ini Mahkamah Agung menjadi sasarannya.

Dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan dini hari tersebut, KPK juga berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa sejumlah mata uang dolar Singapura.

BACA JUGA:  Beredar Surat Panggilan Palsu KPK di Papua, Begini Klarifikasinya

Yang perlu diketahui, kasus suap yang menyeret sejumlah aparatur pengadilan di Mahkamah Agung ini ternyata menyimpan sejumlah fakta menarik.

Berikut ini adalah tujuh fakta menarik OTT Mahkamah Agung yang sempat trending di Twitter pada 22 September 2022 :

1. OTT Telah Terjadi Sejak Januari

Dilansir dari kanal Youtube KPK RI yang diunggah pada 23 September 2022, Firli Bahuri menerangkan bahwa operasi tangkap tangan pernah terjadi pada Rabu, 19 Januari 2022.

Operasi tangkap tangan yang terjadi di Jakarta dan Semarang itu melibatkan delapan orang, yaitu DY (PNS pada Kepaniteraan MA), MH (PNS pada Kepaniteraan MA), EW (Panitera MA), AB (PNS MA), EL (PNS MA), NA (PNS MA), YP (Pengacara) dan ES (Pengacara).