Alasan Sidang Ferdy Sambo Ditunda Seminggu Kedepan, Benarkah Karena KTT G20?

HARIANE  Alasan sidang Ferdy Sambo ditunda seminggu kedepan diungkapkan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Syarif Sulaeman Nahdi.

Syarif mengungkapkan alasan sidang Ferdy Sambo ditunda seminggu kedepan pada Minggu, 13 November 2022.

Sebelumnya Jasa Penuntut Umum (JPU) mengajukan penundaan persidangan pada Jumat, 11 November 2022 melalui surat Nomor : B-5542/M.1.14.3//Eoh.2/2022. Alasan sidang Ferdy Sambo ditunda disebut untuk menjaga kekondusifan keamanan selama gelaran kegiatan KTT G20 di Bali.

BACA JUGA:  Update! 5 Fakta Sidang Lanjutan Ferdy Sambo, Mulai dari Jadwal Ditunda Hingga Pembelaan untuk Bharada E

Sedangkan menurut Syarif alasan penundaan persidangan adalah untuk dilakukan evaluasi dan memang ada bentrok jadwal dengan persidangan lain.

Syarif menegaskan kembali bahwa penundaan sidang Ferdy Sambo tidak ada kaitannya dengan pelaksanaan KTT G20 di Bali.

“Jadi saya tegaskan lagi, penundaan ini adalah untuk evaluasi karena banyak persidangan lain juga di wilayah Jakarta Selatan,” kata Syarif dikutip dari laman Polda Metro Jaya.

Selain itu Syarif juga mengatakan akan ada rapat bersama serta evaluasi proses persidangan dengan  Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 14 November 2022.

“Pada tanggal 14 November 2022 nanti, kami juga ada rapat bersama Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan,” ujar Syarif.

Dengan adanya penundaan persidangan ini jadwal sidang yang sebelumnya akan dilaksanakan pada tanggal 14-18 November 2022 diundur menjadi tanggal 21-26 November.

BACA JUGA:  Agenda Sidang Ferdy Sambo Ditunda Hingga 21 November Jelang KTT G20 di Bali

Jadwal Sidang Lanjutan Ferdy Sambo

14 November 2022 diundur ke 21 November 2022: terdakwa REPL, RRW, dan KM.

15 November 2022 diundur ke 22 November 2022: terdakwa FS dan PC.

17 November 2022 diundur ke 24 November 2022: terdakwa HK, ANAP, BW, CP dan IW.

18 November 2022 diundur ke 25 November 2022: terdakwa ARA.

HARIANE.COM menerima rilis dan artikel serta karya fiksi untuk diterbitkan. Dikirimkan malalui email: redaksihariane@gmail.com