Antisipasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemprov Jateng Siapkan Bansos Rp60 Milliar

HARIANE – Antisipasi dampak kenaikan harga BBM 2022, Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo, S.H., M.I.P. menyiapkan beberapa bantuan sosial untuk masyarakat.

Sebanyak Rp 60 Miliar disediakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) sebagai antisipasi dampak kenaikan harga BBM.

Antisipasi dampak kenaikan harga BBM yang berlaku mulai 3 September 2022 disampaikan oleh Ganjar Pranowo Rabu, 8 September 2022 saat kunjungan ke Kota Pekalongan dan diumumkan melalui akun Instagram @humas.jateng pada Kamis, 9 September 2022.

“Jadi kemarin brief dari pusat coba kita back up dari daerah dengan dua persen dari dana transfer umum itu, sehingga kita bisa melengkapi yang kurang. Kalau Provinsi Jawa Tengah dua persennya kira-kira sekitar Rp60 miliar,” pernyataan Ganjar Pranowo, Rabu (7/9/2022), dilansir melalui laman resmi Provinsi Jawa Tengah.

BACA JUGA:  BBM Resmi Naik, Berikut 5 Daftar dan Harga Motor Listrik yang Dijual di Indonesia : Bisa Jadi Solusi

Dilansir dari akun Instagram humas Jawa Tengah, berikut rincian antisipasi dampak kenaikan harga BBM Pemprov Jateng:

1. Bansos Kesejateraan Keluarga

Disediakan bansos kesejateraan keluarga sebesar Rp 8,7 M untuk 11.667 orang @Rp 250 ribu/bulan selama 3 bulan (Oktober, November, Desember).

2. Premi Asuransi Nelayan

Premi asuransi nelayan diberikan kepada 10 ribu nelayan.

3. Bantuan Pelaku Distribusi Pangan Rp 2,45 M

4. Bansos bagi 4224 kru angkutan umum dan 17 ribu driver ojol senilai RPn 12,7 M

5. Subsidi Tarif Bus Trans Jateng

Disediakan Subsidi Tarif Bus Trans Jateng sebesar Rp 17,9 M untuk 16.274 penumpang/hari.

6. Bantuan Subsidi BBM Nelayan

Bantuan subsidi BBM nelayan disediakan sebesar Rp 4,7 M untuk 14.375 orang.

Bantuan lain:

1. Bantuan untuk 1.810 pelaku usaha kecil menengah (UMKM)

2. Bantuan BBM untuk alat dan mesin peternakan

3. Bantuan BBM bagi kelompok tani pengelola rice milling unit

4. Bantuan BBM kendaraan wisata

5. Bantuan BBM alat pertanian untuk 2.264 kelompok tani

BACA JUGA:  BBM Resmi Naik, Partai Buruh dan Serikat Pekerja Ancam Demo di Gedung DPR 6 September Mendatang