Bagaimana Hukum Selingkuh Menurut Islam? Cek Penjelasan Berikut

HARIANE – Hukum selingkuh menurut Islam menjadi topik yang menarik untuk dibahas. Lantaran, baru-baru ini ada dua kasus dugaan perselingkuhan yang melibatkan Adam Levine dan juga Reza Arap yang diduga dekat dengan Rossa.

Mengetahui hukum selingkuh menurut Islam, nyatanya bisa menjadi pedoman agar terhindar dari fenomena yang satu ini. Sebab, fenomena perselingkuhan memang marak terjadi di berbagai kalangan.

Tak hanya di kalangan orang-orang berada, fenomena perselingkuhan nyatanya juga sering terjadi di kalangan masyarakat golongan menengah ke bawah. Sebab itulah, hukum selingkuh menurut Islam menjadi hal yang perlu diketahui agar dijauhkan dari fenomena satu ini.

Lantas Bagaimana Hukum Selingkuh Menurut Islam?

hukum selingkuh menurut Islam
Ilustrasi cincin kawin yang melambangkan pernikahan, dimana hukum selingkuh menurut Islam akan merusak kesakralan lambang tersebut. (Foto: Unsplash/Sandy Millar)

Sebelum membahas lebih jauh mengenai bagaimana hukum selingkuh menurut Islam, ada baiknya mengetahui lebih dulu mengenai apa itu perselingkuhan.

BACA JUGA:  Dugaan Reza Arap Selingkuh, Berawal dari Hal Ini

Berdasarkan kamus besar bahasa Indonesia (KBBI), selingkuh mempunyai tiga makna, yakni:

– Menyembunyikan sesuatu untuk kepentingan sendiri, tidak berterus terang, tidak jujur dan serong.

– Menggelapkan uang atau korup.

– Menyeleweng.

Sementara itu, perselingkuhan jika dilihat secara masyarakat bisa berarti sebuah kecurangan dalam menjalin hubungan asmara. Selan itu, perselingkuhan ini biasanya disertai dengan perbuatan mendekati zina, bahkan perzinaan dengan selingkuhannya.