Berita

Dapat Program Padat Karya, Warga: Maturnuwun, Kami Senang Banget

profile picture Ainun Najib
Ainun Najib
Dapat Program Padat Karya, Warga: Maturnuwun, Kami Senang Banget
Warga Nglampengan, Temuwuh, Dlingo Bantul sedang menjalankan program padat karya dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bantul. (Foto: Hariane/ Ainun Najib)

HARIANE- Wajah Subagio terlihat semringah. Teriknya matahari tak membuatnya bermalas-malasan. Warga Nglampengan, Temuwuh, Dlingo Bantul ini adalah salah satu pekerja dalam program padat karya dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bantul di dusun setempat.

Bersama dengan puluhan warga yang lain, Subagio mengerjakan proyek pembuatan talud sepanjang 73 meter yang berada di RT 03 dan RT 05 Dusun Nglampengan.

“Senang sekali dapat padat karya,” kata Subagio yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang kayu ini, kepada Harine.com beberapa waktu lalu.

“Coba bayangkan kalau warga mengeluarkan biaya sendiri untuk proyek ini. Berapa kami harus iuran,” kata Subagia lagi.

“Maturnuwun diberi padat karya, kami senang banget. Sudah dapat talud, kami juga dapat bayaran,” ucapnya.

Warga merasa senang jalan kampung menjadi halus setelah mendapat program padat karya dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bantul. (Foto: Hariane/ Ainun Najib)

Hal yang sama diungkapkan oleh Sigit, warga yang lain. Pengusaha mebel ini mengaku demi rela lembur demi mensukseskan padat karya ini.

“Kalau siang ikut pada karya. Kalau malam baru nukang, lembur. Rata-rata kami berprofesi sebagai tukang kayu,” kata Sigit.

Sigit berharap, ke depan progam pembangunan fisik semacam ini terus dilanjutkan.

Menurutnya masih banyak talud atau jalan di wilayanya yang perlu disentuh proram padat karya semecam ini. “Harapanya program ini terus berlanjut,” ujarya.

Untuk diketahui program padat karya tahu ini dilaksanakan di 300 titik yang tersebar di 17 kapanewon.

Sebelumnya Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bantul Istirul Widiastuti mengatakan pelaksanaan program padat karya ini akan melibatkan warga miskin dan pengangguran.

Ads Banner

BERITA TERKINI

Dirawat di Rumah Sakit Jeddah, Seorang Jamaah Haji Asal Gunungkidul Belum Bisa Pulang

Dirawat di Rumah Sakit Jeddah, Seorang Jamaah Haji Asal Gunungkidul Belum Bisa Pulang

Senin, 22 Juli 2024 21:50 WIB
Wanda Hara Minta Maaf Pakai Cadar di Kajian Ustadz Hanan Attaki : Ini ...

Wanda Hara Minta Maaf Pakai Cadar di Kajian Ustadz Hanan Attaki : Ini ...

Senin, 22 Juli 2024 20:48 WIB
Mahasiswa KKN UGM Pasang Teknologi Permanen Air Hujan Guna Atasi Krisis Air Bersih ...

Mahasiswa KKN UGM Pasang Teknologi Permanen Air Hujan Guna Atasi Krisis Air Bersih ...

Senin, 22 Juli 2024 20:19 WIB
Jamin Keamanan Konsumsi Obat dan Makanan di Sleman, Pemkab Sleman Kerjasama Dengan BPOM ...

Jamin Keamanan Konsumsi Obat dan Makanan di Sleman, Pemkab Sleman Kerjasama Dengan BPOM ...

Senin, 22 Juli 2024 19:36 WIB
10 Anak Dibawah Umur Diduga Jadi Korban Pelecehan Oleh Guru Ngaji di Gunungkidul

10 Anak Dibawah Umur Diduga Jadi Korban Pelecehan Oleh Guru Ngaji di Gunungkidul

Senin, 22 Juli 2024 19:24 WIB
Peringati Hari Bhakti Adhyaksa ke-54, Kajati DIY Ingatkan Prioritaskan Penegakan Hukum

Peringati Hari Bhakti Adhyaksa ke-54, Kajati DIY Ingatkan Prioritaskan Penegakan Hukum

Senin, 22 Juli 2024 18:58 WIB
Peringati Hari Bhakti Adhyaksa ke-64, Ini Pencapaian Kejaksaan Selama Setahun

Peringati Hari Bhakti Adhyaksa ke-64, Ini Pencapaian Kejaksaan Selama Setahun

Senin, 22 Juli 2024 18:16 WIB
Pemkab Gunungkidul Bangun Shelter Pengungsian di Wilayah Rawan Bencana

Pemkab Gunungkidul Bangun Shelter Pengungsian di Wilayah Rawan Bencana

Senin, 22 Juli 2024 18:14 WIB
Sepekan Operasi Patuh Progo, Ribuan Kendaraan Terjaring Razia di Bantul

Sepekan Operasi Patuh Progo, Ribuan Kendaraan Terjaring Razia di Bantul

Senin, 22 Juli 2024 18:05 WIB
Pemda dan Polda DIY Bongkar Tambang Ilegal di Gunungkidul

Pemda dan Polda DIY Bongkar Tambang Ilegal di Gunungkidul

Senin, 22 Juli 2024 18:03 WIB