Efek Ganti BBM Secara Terus-menerus Pada Kendaraan, Ketahui Dampak Buruknya Bagi Mesin

HARIANE – Efek ganti BBM secara terus-menerus pada kendaraan diketahui mempunyai dampak buruk bagi performa mesin kendaraan.

Hal tersebut dikarenakan penggunaan menggunakan jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) yang berbeda-beda. 

Kendaraan tentu saja memerlukan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk menjalankan sistem pembakaran di dalam ruang mesin. Oleh karena itu, sebagai pengendara harus pintar dalam memilih kualitas BBM.

Dilansir dari MyPertamina, terdapat beberapa efek ganti BBM secara terus-menerus pada kendaraan. Berikut informasi lengkapnya.

BACA JUGA:  Daftar Selebriti yang Paling Ditunggu di Met Gala 2022, Ada Member Blackpink Ini

Efek ganti BBM secara Terus-menerus pada Kendaraan

1. Kinerja Mesin Menurun

Efek ganti BBM secara terus menerus saat ini banyak dilakukan oleh pengendara salah satunya usai diberlakukannya kenaikan harga BBM.

Terdapat dua jenis bahan bakar yang banyak digunakan di Indonesia oleh para pengendara di Indonesia yaitu Pertalite dan Pertamax. 

Namun, Kedua BBM tersebut memiliki perbedaan pada kandungan angka oktan.

Pertalite memiliki angka oktan 90 sedangkan Pertamax 92.Perlu diketahui bagi setiap pengendara, bahwa setiap jenis mesin pada kendaraan memiliki spesifikasi yang berbeda-beda.

Bahan bakar dengan oktan tinggi tidak selalu baik untuk mesin. Oleh karena itu, gunakan BBM yang sesuai dengan spesifikasi mesin kendaraan.

Hindari melakukan penggantian atau pencampuran jenis BBM terlalu sering, karena akan memberikan efek buruk pada mesin kendaraan. 

Efek ganti BBM secara terus menerus akan menyebabkan kinerja mesin menurun. Selain itu konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) akan lebih boros.

HARIANE.COM menerima rilis dan artikel serta karya fiksi untuk diterbitkan. Dikirimkan malalui email: redaksihariane@gmail.com