Erupsi Semeru, Dari Pemkab Bantul Hingga Bonek Galang Dana

hariane.com – Erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur memakan banyak korban, baik jiwa hingga infrastruktur. Berbagai gerakan penggalangan dan penyaluran dana mulai dilakukan sejumlah pihak untuk membantu korban yang kesulitan pangan, sandang dan papan.

Pemerintah Kabupaten Bantul misalnya pada Senin 6 desember 2021, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih melepas Forum pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Kabupaten Bantul untuk menyalurkan bantuan. Selain bantuan berupa pangan, sandang dan sanitasi, forum yang melibatkan PMI, Relawan dan anggota Badan Penaggulangan Bencana ini juga akan menyumbangkan tenaga dan fikiran sesuai kapasitas masing-masing.

BACA JUGA: Srimulyo, Smart Village Dengan Destinasi Wisata Terbanyak di Indonesia

Seperti diketahui, erupsi Semeru yang terjadi pada Sabtu, 4 desember lalu ini mengakibatkan 14 orang meninggal dan setidaknya berdampak pada 5.205 jiwa yang berada di sekitar Semeru.

“Saya minta seluruh relawan untuk menjalankan tugas kemanusiaan ini sebaik-baiknya,” pesan Halim saat pelepasan relawan.

Menurutnya, tim FPRB akan lebih banyak melakukan asessment terhadap kebutuhan masyarakat terdampak erupsi dan membuat laporan untuk Pemkab Bantul agar bisa menjadi bahan pertimbangan untuk pengiriman bantuan berikutnya.

Sementara Ketua FRPB, Waljito mengatakan jika pada pengiriman tahap pertama ini, akan ada 13 relawan yang terlibat. “kami akan berangkat menggunakan 2 truk yang mengangkut bahan pangan, obat-obatan dan peralatan sanitasi,” ujarnya.

BACA JUGA: Di Bantul Ada Tradisi Warga Keliling Kapung Sambil Bersenandung, Begini Uniknya Mbang Landungan

HARIANE.COM menerima rilis dan artikel serta karya fiksi untuk diterbitkan. Dikirimkan malalui email: redaksihariane@gmail.com