Ganja Legal di Thailand, Perhatikan 4 Aturan Penggunaannya untuk Turis

3. Ganja dapat digunakan untuk tujuan medis

Sementara kebijakan ganja medis untuk wisatawan masih kurang jelas, beberapa informasi yang telah dirilis tampaknya menggembirakan.

“Pada tahap selanjutnya, baik orang Thailand maupun orang asing akan memiliki kesempatan untuk dirawat dengan mariyuana medis,” ucap Marut Jirasrattasiri, direktur jenderal Departemen Pengobatan Tradisional dan Alternatif Thailand.

“Thailand sedang mengukur peta jalan legalisasi, dan benar-benar melakukan pekerjaan strategis yang menarik dan membimbingnya menuju kesehatan dan medis,” tutur Brian Applegarth, pendiri Cannabis Travel Association International.

“Dengan undang-undang baru ini diumumkan, yang pada dasarnya mendekriminalisasi penanaman dan kepemilikan ganja ini hanyalah langkah kecil ke arah yang benar,” tambahnya.

4. Tidak diperbolehkan menggunakan ganja untuk rekreasi

Thailand Legalkan Ganja
Thailand Legalkan Ganja

Jika berencana melakukannya bersama di taman, Thailand bukanlah tujuan untuk hal itu.

Melansir dari laman Channel News Asia, orang yang merokok ganja di depan umum di Thailand akan dikenakan hukuman penjara tiga bulan dan denda lebih dari $700.

Pada akhirnya, ketentuan terkait ganja mungkin membingungkan wisatawan.

Seorang perwakilan dari Tourism Authority of Thailand tidak segera menanggapi permintaan komentar tentang panduan bagi pengunjung yang ingin mengonsumsi ganja.

“Ketika konsumen ganja membuat keputusan tentang tempat untuk berlibur, penting bagi mereka untuk meluangkan waktu untuk benar-benar memahami undang-undang setempat sehingga mereka tidak dapat secara tidak sengaja melakukan sesuatu yang dapat membuat mereka mendapat masalah,” tegas Tom Angell, seorang pengguna ganja. Ahli reformasi yang melacak legalisasi ganja untuk Marijuana Moment, situs berita ganja.

HARIANE.COM menerima rilis dan artikel serta karya fiksi untuk diterbitkan. Dikirimkan malalui email: redaksihariane@gmail.com