Berita , D.I Yogyakarta

Kompolotan Penipu Modus Pinjam Uang di Bank dengan Sertifikat Palsu Ditangkap di Bantul

profile picture Yohanes Angga
Yohanes Angga
Kompolotan Penipu Modus Pinjam Uang di Bank dengan Sertifikat Palsu Ditangkap di Bantul
Ketiga pelaku (kaos tahanan biru) saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Bantul, Selasa, 25, Juni, 2024. Foto/Yohanes Angga.

HARIANE - Tiga orang komplotan pelaku penipuan bermodus meminjam uang ke bank dengan sertifikat dan surat-surat palsu berhasil diamankan oleh polisi. Ketiganya ditangkap saat beraksi di wilayah Bantul. 

Kanit Reskrim Polsek Sewon AKP Rudiana mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan polisi berhasil mengamankan tiga orang pelaku. 

Mereka adalah DW (40) warga Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, sebagai otak penipuan, DAP (34) warga Rembang, Jawa Tengah dan AWJP (34) warga Candisari, Semarang, Jawa Tengah.

"DW dibantu oleh dua temannya yakni DAP dan AWJP untuk memalsukan identitas dan persyaratan," kata dia dalam acara konferensi pers di Mapolres Bantul, Selasa, 25, Juni, 2024.

Rudiana menjelaskan, kronologi peristiwa ini berawal saat pelaku DW alias Ishak Handoko pada tanggal 3 Juni, 2024 mengajukan pinjaman ke salah satu bank swasta yang ada di Kapanewon Sewon dengan alasan untuk menambah modal usaha. 

"Pengajuan itu menggunakan identitas berupa KTP, KK, NPWP dan SHM yang dipalsukan atas nama Ishak Handoko," katanya.

Kemudian, pada tanggal 12, Juni, 2024 pihak bank menerima pengajuan pinjaman yang diminta DW senilai Rp 50 juta. Dari uang tersebut, memberikan imbalan kepada DAP dan AWJP masing-masing Rp 2,5 juta.

"Menurut keterangan DW, sisa uang senilai Rp 40 juta digunakan oleh DW untuk membeli sparepart mobil," ucapnya. 

Sementara itu, Rudiana mengatakan bahwa modus yang digunakan DW untuk memalsukan surat-surat tersebut adalah dengan cara menyewa sebuah bangunan rumah di wilayah Sedayu. DW mengaku akan menggunakan tempat tersebut untuk usaha kepada pemilik bangunan.

"Jadi modusnya DW minta fotokopi sertifikat bangunan, NPWP, IMB dan surat-surat lainnya. Setelah itu, surat-surat tersebut dipalsukan," katanya. 

Rudiana mengatakan bahwa surat-surat tersebut kemudian dipalsukan dengan bahan yang sebelumnya dibeli oleh DW dari toko online dengan atas nama Ishak Handoko. 

"Semuanya yang mengerjakan DW sendiri, diketik sendiri. Caranya dia belajar dari YouTube," ucapnya. 

Ads Banner

BERITA TERKINI

Catat! Begini Cara Cek Arah Kiblat pada 15 dan 16 Juli 2024

Catat! Begini Cara Cek Arah Kiblat pada 15 dan 16 Juli 2024

Sabtu, 13 Juli 2024 15:39 WIB
1.883 Jamaah Haji Pulang Hari ini Sabtu 13 Juli 2024, ini Daftar Kloternya

1.883 Jamaah Haji Pulang Hari ini Sabtu 13 Juli 2024, ini Daftar Kloternya

Sabtu, 13 Juli 2024 14:42 WIB
Harga Emas Antam Hari ini Sabtu 13 Juli 2024 Naik atau Turun? Cek ...

Harga Emas Antam Hari ini Sabtu 13 Juli 2024 Naik atau Turun? Cek ...

Sabtu, 13 Juli 2024 13:41 WIB
Harga Emas Perhiasan Hari ini Sabtu 13 Juli 2024 Naik atau Turun? Berikut ...

Harga Emas Perhiasan Hari ini Sabtu 13 Juli 2024 Naik atau Turun? Berikut ...

Sabtu, 13 Juli 2024 12:40 WIB
Polres Kulon Progo Miliki Pimpinan yang Baru

Polres Kulon Progo Miliki Pimpinan yang Baru

Jumat, 12 Juli 2024 21:29 WIB
Kondisi Bayi Perempuan yang dibuang di Jamban Semakin Membaik

Kondisi Bayi Perempuan yang dibuang di Jamban Semakin Membaik

Jumat, 12 Juli 2024 20:09 WIB
Satreskrim Polres Kulon Progo Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

Satreskrim Polres Kulon Progo Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

Jumat, 12 Juli 2024 19:50 WIB
Sampah di Depo se-Kota Yogya Dieksekusi, Pemerintah Atur Jadwal Pembuangan Sampah

Sampah di Depo se-Kota Yogya Dieksekusi, Pemerintah Atur Jadwal Pembuangan Sampah

Jumat, 12 Juli 2024 18:55 WIB
Pemkab Sleman Sambut Baik Pemeriksaan Kinerja Pengelolaan Sampah

Pemkab Sleman Sambut Baik Pemeriksaan Kinerja Pengelolaan Sampah

Jumat, 12 Juli 2024 18:39 WIB
Mayat Tanpa Identitas Di Pantai Baron Akhirnya Dimakamkan

Mayat Tanpa Identitas Di Pantai Baron Akhirnya Dimakamkan

Jumat, 12 Juli 2024 18:28 WIB