Korban Kasus Keracunan di Bekasi Jadi 9 Orang, Polisi Temukan Kerangka Anak Kecil

HARIANE – Korban kasus keracunan di Bekasi kini dikonfirmasi polisi menjadi sembilan orang.

Korban kasus keracunan di Bekasi yang mulanya diketahui berjumlah tiga orang kini bertambah karena pengakuan pelaku sekaligus penemuan kerangka.

Korban kasus keracunan di Bekasi ini diduga dibunuh karena pelaku takut tindak pidananya yang lain dibeberkan oleh korban.

Korban Kasus Keracunan di Bekasi Bertambah dengan Penemuan Kerangka

BACA JUGA:  Kronologi Pembunuhan Mutilasi Di Ungaran Semarang, Potongan Tubuh Ditemukan di 5 Lokasi Berbeda

Sebelumnya, tiga orang pelaku yang meracuni satu keluarga di Bekasi hingga mengakibatkan tiga orang meninggal dunia berhasil ditangkap polisi.

Motif dari ketiga pelaku yakni Wowon Erawan alias Aki, Solihin aliah Duloh, dan M. Dede Solehudin diungkap polisi.

Alasan ketiganya meracuni keluarga di Bekasi adalah karena keluarga tersebut mengetahui tindak kejahatan lain dari tiga pelaku tersebut, menurut Polda Metro Jaya.

Terungkap bahwa salah satu korban merupakan istri dari salah satu pelaku.

Ketiganya diungkap melakukan pembunuhan berantai dengan cara melakukan penipuan kepada para korban.

Setelah diselidiki, korban lain dari tindak pembunuhan berantai ini terungkap.

Selain tiga orang yang meninggal dunia, polisi menemukan kerangka tulang yang berada di wilayah Cianjur, Jawa Barat.

Dalam tiga lubang tersebut terdapat empat kerangka manusia.

Lubang pertama terdapat kerangka anak kecil yang diduga atas nama Bayu berusia 2 tahun.

Lubang tersebut ditemukan di samping rumah pelaku Duloh atau Solihin.

Lubang kedua terdapat dua kerangka yang diduga atas nama Noneng dan Wiwik.

HARIANE.COM menerima rilis dan artikel serta karya fiksi untuk diterbitkan. Dikirimkan malalui email: redaksihariane@gmail.com