Mengenal Kampung Angkringan Klaten yang Unik, Mayoritas Warganya Berjualan Angkringan

HARIANE – Kampung Angkringan Klaten memiliki nilai wisata sejarah kuliner yang menarik di salah satu kabupaten di Jawa Tengah tersebut.

Bagi wisatawan atau perantau yang menyukai sejarah sekaligus kuliner mengenal Kampung Angkringan Klaten menjadi pilihan yang tepat.

Tidak hanya mengobati rasa penasaran dan rindu kampung halaman, mengenal Kampung Angkringan Klaten juga bisa menjadi salah satu cara menikmati kuliner dengan harga sangat terjangkau.

BACA JUGA:  Jadwal dan Rute Bus Sekolah Klaten yang Mulai Beroperasi November 2022, Sekolah Mana Saja yang Akan Dilewati?

Museum Angkringan Klaten

 

Mengenal Kampung Angkringan Klaten
Museum Angkringan Klaten menempati rumah warga yang kosong. (Foto : Youtube/Catatan Langkah)

Dilansir dari akun Instagram Kominfo Klaten (@kominfo.klaten) terkait Kampung Sejarah Angkringan di Sawit, Ngerangan, Bayat, Klaten.

Desa tersebut menjadi angkringan karena mayoritas warga memiliki usaha angkringan yang buka pada pagi hingga malam hari.

Ketika memasuki desa terdapat monumen angkringan pikul yang sudah ada sejak 2021 dengan memanfaatkan rumah warga yang kosong yang akhirnya menjadi museum.

Saat di dalam museum pengunjung akan mengetahui sejarah awal angkringan yang berawal dari terikan tumbu, angkringan pikul hingga gerobak angkringan yang dilengkapi dengan perlengkapan masak seperti anglo, ceret, dan lain-lain.

 

Mengenal Kampung Angkringan Klaten
Nampak dalam Museum Angkringan Klaten. (Youtube/Catatan Langkah)

Desain museum tersebut tidak lepas dari pajangan yang menginformasikan asal-usul angkringan termasuk tokoh sejarah angkringan diantaranya Karso Djukut, Wono, dan Wiryo Je.

HARIANE.COM memperkenankan konten (selain foto) digubah dan ditayangkan kembali dengan mencantumkan sumber dan link laman ini.