Penerapan RUU Kesejahteraan Lansia di Yogyakarta Mendapat Apresiasi: Unggul daripada Daerah Lain dan Pusat

HARIANE – Penerapan RUU kesejahteraan lansia di Yogyakarta, Sleman baru-baru ini mendapat apresiasi dari Komisi VIII DPR RI.

Penerapan RUU kesejahteraan lansia di Yogyakarta dinilai telah mampu memberikan contoh pelayanan yang prima dalam rangka pemenuhan kebutuhan dan hak para lansia melalui berbagai kegiatan. 

Lantas bagaimana penerapan RUU kesejahteraan lansia di Yogyakarta?

BACA JUGA:  Apa Itu RUU Perlindungan Data Pribadi? Melindungi Data Digital yang Jauh Lebih Berharga Dibanding Emas

Penerapan RUU Kesejahteraan Lansia di Yogyakarta

Senin, 26 September 2022 Panitia Kerja RUU Lansia mengunjungi Kantor Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha Unit Sleman, Yogyakarta untuk mendapatkan gambaran komprehensif mengenai permasalahan yang dihadapi dalam kesejahteraan lansia. 

Tim Kunjungan Kerja Spesifik yang dipimpin Anggota Komisi VIII DPR RI My Esti Wijayati ini menggelar Focus Group Discussion guna membedah pasal per pasal draf RUU Kesejahteraan Lansia. 

Komisi VIII DPR RI menilai Kantor BPSTW Sleman telah mampu memberikan contoh pelayanan prima yang senada dengan tujuan dari adanya RUU Kesejahteraan Lansia. 

Terlihat bahwa balai ini dalam melayani para lansia tidak sekedar sebagai objek pembangunan, tetapi juga tetap menjadi manusia yang kemudian bisa mempunyai hak. 

Di mana hak tersebut sebenarnya harus diberikan oleh pemerintah yang tidak hanya soal ekonomi, tapi juga pendidikan, kesejahteraan, kebahagiaan, yang harus diberikan kepada lansia. 

Selain, pemenuhan hak-hak yang merujuk pada kesejahteraan lansia yang menjadi kesimpulan pada Kunjungan Kerja Spesifik.

HARIANE.COM memperkenankan konten (selain foto) digubah dan ditayangkan kembali dengan mencantumkan sumber dan link laman ini.