Waspada! Potensi Pergerakan Tanah di Jakarta Januari 2023 Menjadi 15 Kecamatan, ini Daftarnya

HARIANE – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM beserta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi pergerakan tanah di Jakarta Januari 2023.

Peringatan dini mengenai potensi pergerakan tanah di Jakarta Januari 2023 bertambah menjadi 15 kecamatan.

Berdasarkan infografis BPBD DKI Jakarta potensi pergerakan tanah di Jakarta terjadi di daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, dan tebing jalan.

BACA JUGA:  1 Orang Tewas Akibat Banjir Bandang di Semarang, BPBD Jateng Terus Siaga hingga 31 Maret 2023

Pergerakan tanah bisa terjadi karena berbagai macam faktor. Menurut Kementerian ESDM faktor yang mempengaruhi ialah curah hujan, lereng terjal, tanah yang kurang padat dan tebal, batuan yang kurang kuat, jenis tata lahan, getaran, dan lainnya.

Di Jakarta sendiri potensi pergerakan tanah umumnya disebabkan karena curah hujan yang tinggi terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan.

Musim kemarau panjang menyebabkan air menguap dari permukaan bumi. Hal ini menyebabkan munculnya pori-pori atau rongga di dalam tanah, yang menyebabkan retakan dan rekahan pada tanah lapisan atas.

Saat hujan, air merembes ke area retakan sehingga tanah mengembang dengan cepat. Pada awal musim hujan biasanya terjadi curah hujan yang tinggi, sehingga kandungan air pada tanah menjadi jenuh dalam waktu singkat.

Hujan lebat pada awal musim dapat menimbulkan longsor, karena melalui tanah yang merekah air akan masuk dan terakumulasi di bagian dasar lereng, sehingga menimbulkan gerakan lateral.

HARIANE.COM menerima rilis dan artikel serta karya fiksi untuk diterbitkan. Dikirimkan malalui email: redaksihariane@gmail.com