Berita , D.I Yogyakarta

Presiden Jokowi Beli Sapi Kurban Milik Warga Sleman, Bobotnya 828 Kg Seharga Rp 66 Juta

profile picture Wahyu Turi
Wahyu Turi
jokowi beli sapi kurban
Sapi jenis limosin milik Mbah Tukiyar, warga Kalasan Sleman yang dibeli Presiden Jokowi. (Foto: Istimewa)

HARIANE – Presiden Joko Widodo membeli seekor sapi milik warga Sleman untuk dikurbankan pada Idul Adha 1445 Hijriah.

Diketahui sapi itu milik Mbah Tukiyar, warga Kaliwaru, Selomartani, Kapanewon Kalasan. Sapi berjenis limosin itu dibeli Jokowi seharga Rp 66 juta.

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Sleman, Suparmono mengatakan, awalnya pada 25 April 2024 pihaknya diminta untuk mengumpulkan data sapi dengan bobot diatas 800 kilogram untuk didaftarkan sebagai sapi bantuan kurban Presiden.

Awalnya, pada 25 April 2024, dinas pertanian sleman, melalui puskeswan Ngemplak memberi informasi adanya permintaan data sapi diatas bobot 800 kg untuk sapi didaftarkan menjadi sapi bantuan kurban Presiden.

Informasi tersebut kemudian disampaikan ke masing-masing Puskeswan agar diteruskan ke peternak.

“Pada saat itu Mbah Tukiyar mematok harga Rp 80 juta untuk seekor sapi tersebut,” terang Suparmono, Rabu, 12 Juni 2024.

Beberapa hari berikutnya, panitia pengadaan sapi kurban Presiden bersama petugas laboratorium melakukan kunjungan untuk mengecek kondisi sapi tersebut.

Setelah lolos uji kesehatan dan pemeriksaan fisik, perwakilan dari Sekretariat Negara meminta untuk dilakukan penimbangan terhadap sapi tersebut.

“Setelah dilakukan  penimbangan, diketahui sapi tersebut mempunyai bobot 828 kilogram. Setelah menyampaikan laporan berat badan sapi, Sekretariat Negara menyatakan deal dengan harga yang sudah disepakati, yakni Rp 66 juta,” katanya.

Setelah dinyatakan sepakat dengan harga Rp 66 juta, Mbah Tukiyar kemudian diminta untuk mengumpulkan berkas berupa KTP, NPWP, serta nomor rekening pada Selasa, 11 Juni 2024.

Sebelumnya Suparmono membeberkan bahwa ada tiga sapi yang mengikuti seleksi untuk dijadikan bantuan kurban Presiden. Dari ketiga sapi tersebut, ada satu sapi yang teridentifikasi deal, yakni milik Mbah Tukiyar. Pemilik sapi tersebut kemudian diminta untuk melakukan pemeriksaan di Balai Besar Veteriner (BBVet).****

1
Ads Banner

BERITA TERKINI

Dirawat di Rumah Sakit Jeddah, Seorang Jamaah Haji Asal Gunungkidul Belum Bisa Pulang

Dirawat di Rumah Sakit Jeddah, Seorang Jamaah Haji Asal Gunungkidul Belum Bisa Pulang

Senin, 22 Juli 2024 21:50 WIB
Wanda Hara Minta Maaf Pakai Cadar di Kajian Ustadz Hanan Attaki : Ini ...

Wanda Hara Minta Maaf Pakai Cadar di Kajian Ustadz Hanan Attaki : Ini ...

Senin, 22 Juli 2024 20:48 WIB
Mahasiswa KKN UGM Pasang Teknologi Permanen Air Hujan Guna Atasi Krisis Air Bersih ...

Mahasiswa KKN UGM Pasang Teknologi Permanen Air Hujan Guna Atasi Krisis Air Bersih ...

Senin, 22 Juli 2024 20:19 WIB
Jamin Keamanan Konsumsi Obat dan Makanan di Sleman, Pemkab Sleman Kerjasama Dengan BPOM ...

Jamin Keamanan Konsumsi Obat dan Makanan di Sleman, Pemkab Sleman Kerjasama Dengan BPOM ...

Senin, 22 Juli 2024 19:36 WIB
10 Anak Dibawah Umur Diduga Jadi Korban Pelecehan Oleh Guru Ngaji di Gunungkidul

10 Anak Dibawah Umur Diduga Jadi Korban Pelecehan Oleh Guru Ngaji di Gunungkidul

Senin, 22 Juli 2024 19:24 WIB
Peringati Hari Bhakti Adhyaksa ke-54, Kajati DIY Ingatkan Prioritaskan Penegakan Hukum

Peringati Hari Bhakti Adhyaksa ke-54, Kajati DIY Ingatkan Prioritaskan Penegakan Hukum

Senin, 22 Juli 2024 18:58 WIB
Peringati Hari Bhakti Adhyaksa ke-64, Ini Pencapaian Kejaksaan Selama Setahun

Peringati Hari Bhakti Adhyaksa ke-64, Ini Pencapaian Kejaksaan Selama Setahun

Senin, 22 Juli 2024 18:16 WIB
Pemkab Gunungkidul Bangun Shelter Pengungsian di Wilayah Rawan Bencana

Pemkab Gunungkidul Bangun Shelter Pengungsian di Wilayah Rawan Bencana

Senin, 22 Juli 2024 18:14 WIB
Sepekan Operasi Patuh Progo, Ribuan Kendaraan Terjaring Razia di Bantul

Sepekan Operasi Patuh Progo, Ribuan Kendaraan Terjaring Razia di Bantul

Senin, 22 Juli 2024 18:05 WIB
Pemda dan Polda DIY Bongkar Tambang Ilegal di Gunungkidul

Pemda dan Polda DIY Bongkar Tambang Ilegal di Gunungkidul

Senin, 22 Juli 2024 18:03 WIB