Berita

Tanggapan Kemenag Soal Fatwa Salam Lintas Agama : Sarana Menebar Damai

profile picture Ima Rahma Mutia
Ima Rahma Mutia
salam lintas agama
Dirjen Bimas Kemenag tanggapi fatwa MUI soal hukum mengucapkan salam lintas agama. (Kemenag)

HARIANE – Fatwa salam lintas agama yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendapatkan berbagai respon dari sejumlah tokoh.

Berdasarkan hasil Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia VIII di Bangka Belitung disebutkan bahwa pengucapan salam berbagai agama dengan alasan toleransi bukanlah hal yang bisa dibenarkan.

“Tidak semua aspek dalam Islam bisa ditoleransi, yang tidak diperkenankan Islam adalah motif mencampuradukkan wilayah aqidah dan ritual keagamaan sehingga mengaburkan garis demarkasi antara wilayah aqidah dan muamalah,” ujar Wasekjen MUI KH Arif Fahrudin.

Ia kemudian melanjutkan kalau pejabat pemerintahan dapat menyampaikan salam dari berbagai agama karena udzur syar’i dengan syarat tidak diniatkan sebagai bentuk ibadah.

Kemenag : Salam Lintas Agama Bukan Upaya Mencampuradukkan Ajaran Agama

Menanggapi fatwa MUI tersebut, Dirjen Bimas Kemenag Kamaruddin Amin menyatakan kalau salam lintas agama bisa memperkuat kerukunan dan toleransi antar umat serta menjadi sarana menebar damai.

“Salam lintas agama adalah praktik baik kerukunan umat. Ini bukan upaya mencampuradukkan ajaran agama. Umat tahu bahwa aqidah urusan masing-masing, dan secara sosiologis hal tersebut bisa perkuat kerukunan dan toleransi,” ujar Kamaruddin Amin.

Menurutnya, kekhawatiran MUI soal mengucapkan salam dari berbagai agama bisa mencampuradukkan aqidah dan ibadah kemungkinan relevan bagi sebagian umat.

Meski begitu ia berpesan jangan sampai meragukan keimanan orang yang mengucapkan salam dari berbagai agama.

“Dalam beragama diperlukan sikap luwes dan bijaksana sehingga antar agama dan bernegara bisa saling sinergi,” imbuhnya.

Hukum mengucapkan salam lintas agama rupanya pernah dibahas dalam Bahtsul Masail PWNU Jawa Timur pada 2019 dan hasilnya diperbolehkan dengan alasan demi menjaga persatuan dan kesatuan. ****

1
Ads Banner

BERITA TERKINI

Catat! Begini Cara Cek Arah Kiblat pada 15 dan 16 Juli 2024

Catat! Begini Cara Cek Arah Kiblat pada 15 dan 16 Juli 2024

Sabtu, 13 Juli 2024 15:39 WIB
1.883 Jamaah Haji Pulang Hari ini Sabtu 13 Juli 2024, ini Daftar Kloternya

1.883 Jamaah Haji Pulang Hari ini Sabtu 13 Juli 2024, ini Daftar Kloternya

Sabtu, 13 Juli 2024 14:42 WIB
Harga Emas Antam Hari ini Sabtu 13 Juli 2024 Naik atau Turun? Cek ...

Harga Emas Antam Hari ini Sabtu 13 Juli 2024 Naik atau Turun? Cek ...

Sabtu, 13 Juli 2024 13:41 WIB
Harga Emas Perhiasan Hari ini Sabtu 13 Juli 2024 Naik atau Turun? Berikut ...

Harga Emas Perhiasan Hari ini Sabtu 13 Juli 2024 Naik atau Turun? Berikut ...

Sabtu, 13 Juli 2024 12:40 WIB
Polres Kulon Progo Miliki Pimpinan yang Baru

Polres Kulon Progo Miliki Pimpinan yang Baru

Jumat, 12 Juli 2024 21:29 WIB
Kondisi Bayi Perempuan yang dibuang di Jamban Semakin Membaik

Kondisi Bayi Perempuan yang dibuang di Jamban Semakin Membaik

Jumat, 12 Juli 2024 20:09 WIB
Satreskrim Polres Kulon Progo Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

Satreskrim Polres Kulon Progo Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

Jumat, 12 Juli 2024 19:50 WIB
Sampah di Depo se-Kota Yogya Dieksekusi, Pemerintah Atur Jadwal Pembuangan Sampah

Sampah di Depo se-Kota Yogya Dieksekusi, Pemerintah Atur Jadwal Pembuangan Sampah

Jumat, 12 Juli 2024 18:55 WIB
Pemkab Sleman Sambut Baik Pemeriksaan Kinerja Pengelolaan Sampah

Pemkab Sleman Sambut Baik Pemeriksaan Kinerja Pengelolaan Sampah

Jumat, 12 Juli 2024 18:39 WIB
Mayat Tanpa Identitas Di Pantai Baron Akhirnya Dimakamkan

Mayat Tanpa Identitas Di Pantai Baron Akhirnya Dimakamkan

Jumat, 12 Juli 2024 18:28 WIB