Soal Aksi Nekat Wanita Terobos Paspampres di Bali, Setkab Ungkap Presiden Jokowi Minta Hal Ini

HARIANE – Belakangan ini, media dihebohkan dengan video aksi seorang wanita terobos paspampres di Bali.

Wanita terobos paspampres di Bali terjadi saat momen iring-iringan Presiden Joko Widodo.

Meskipun mobil Presiden Jokowi dikawal berbagai aparatur keamanan, tetapi keberanian membuat wanita terobos paspampres di Bali.

Aksi wanita terobos paspampres di Bali tersebut menyita perhatian publik hingga videonya beredar di sosial media.

Menanggapi viralnya video wanita yang menerobos paspampres tersebut, Sekretaris Kabinet, Pramono Agung memberikan pernyataan terkait kejaidan tersebut.

BACA JUGA:  6 Tempat Wisata di Bali yang Wajib Dikunjungi Wisatawan, Nomor 3 Bikin Mata Terpana

Pernyataan Setkab Soal Wanita Terobos Paspampres di Bali

Melalui akun Twitter @Midjan_La_2 pada Kamis, 17 November 2022, Setkab Pramono Agung mengungkapkan bahwa dirinya berada dalam satu mobil yang sama dengan Presiden Jokowi saat kejadian berlangsung.

“Saya ingin menjelaskan peristiwa di Bali. Kebetulan pada saat terjadi saya semobil dengan presiden,” ujar Pramono Agung.

Pramono Agung menyampaikan bahwa seorang wanita yang nekat menerobos paspamres pada saat iring-iringan disebabkan oleh keinginan bersalaman dengan Presiden Jokowi.

Tidak hanya itu, sosok wanita yang menerobos paspampres di Bali tersebut juga ingin meminta kaos kepada Presiden Jokowi.

Namun, ketika bersalaman dengan Presiden, wanita tersebut tidak ingin melepas tangannya dengan Presiden Jokowi.

BACA JUGA:  Profil Anne Hathaway, Aktris Hollywood yang Akan Hadir Sebagai Pembicara B20 Summit di Bali

Menurut penuturan Pramono Agung, keengganan melepas jabat tangan oleh wanita tersebut merupakan bentuk kecintaan terhadap Presiden Jokowi.

HARIANE.COM memperkenankan konten (selain foto) digubah dan ditayangkan kembali dengan mencantumkan sumber dan link laman ini.