Aksi Scientist Protest 2022 Dilakukan Seribuan Ilmuwan Seluruh Dunia, Apakah Bumi Sedang Baik-baik Saja?
Dapat dilihat, pada peta paling atas negara yang warna daerahnya paling gelap adalah negara penghasil emisi gas rumah kaca terbesar.Namun sebaliknya, pada peta nomor 2 negara adalah negara yang paling terdampak. Dapat dilihat, negara yang terdampak paling parah bukanlah dari negara yang menghasilkan emisi rumah kaca melainkan negara di benua afrika dan negara tropis dan tingkat keparahannya ditandai dengan tingkat kegelapan daerah. Peta Bukti Kondisi Indonesia yang Viral Akibat Aksi Scientist Protest 2022 (Foto: Youtube/ Sepulang Sekolah)Pada peta nomor 2 terlihat daerah Indonesia memiliki tingkat imbas keparahan akibat gas rumah kaca yang ditandai dengan tingkat kegelapan yang tinggi. Hal ini akan menyebabkan hujan yang tak terbendung di suatu daerah dan di sisi lain kekeringan juga semakin parah di Indonesia.
Nama Lain dari aksi Scientist Protest 2022
EX Protest 2022, Nama Lain dari Aksi Scientist Protest 2022 (Foto: Youtube/ Sepulang Sekolah)Aksi Scientist Protest 2022 ramai disebut sebagai aksi XR Protest 2022. XR sendiri merupakan kependekan dari Extinction Rebellion atau disebut juga pemberontakan kepunahan.XR Protest 2022 diadakan dengan tujuan memaksa pemerintah untuk menghindari titik kritis di sistem iklim.Banyak ilmuwan yang tergabung dalam aksi ini juga bergabung dalam aksi XR Protest 2022.
Trendingnya XR Protest 2022 di Media Sosial
1. Gerakan Demo yang Dilakukan Ilmuwan di Seluruh Dunia
Trendingnya gerakan demo ilmuwan di seluruh dunia dipelapori oleh Peter Kalmus seorang ilmuwan iklim dari Nasa.Peter Kalmus dan beberapa rekan lainnya membuat aksi peduli bumi di depan gedung JP Morgans Chase di California.Ternyata, Peter dan kawan-kawan memilih gedung tersebut dengan sebuah alasan yang masuk akal. Pasalnya, Bank JP Morgans Chase merupakan bank yang banyak mendanai perusahaan-perusahaan yang memakai bahan bakar fosil sehingga berkontribusia banyak terhadap timbulnya emisi gas rumah kaca.