Gaya Hidup

Alasan Orang Jepang Memakai Sandal di Rumah, Benarkah Berawal dari Orang Barat yang Tak Melepas Sepatu?

profile picture Nadhirah
Nadhirah
Alasan Orang Jepang Memakai Sandal di Rumah, Benarkah Berawal dari Orang Barat yang Tak Melepas Sepatu?
Alasan Orang Jepang Memakai Sandal di Rumah, Benarkah Berawal dari Orang Barat yang Tak Melepas Sepatu?
HARIANE - Alasan orang Jepang memakai sandal di rumah, tampaknya membuat penasaran banyak orang.
Meski ada juga yang telah terbiasa melakukan hal yang sama, tetapi alasan orang Jepang memakai sandal di rumah, bisa jadi memiliki alasan yang tak sama dengan orang yang telah terbiasa melakukannya di rumah.
Bagi yang penasaran, alasan orang Jepang memakai sandal di rumah ini ada berbagai macam.
Sesudah ini, akan dibahas beberapa alasan orang Jepang memakai sandal di rumah, seperti diwartakan Nikkei Style dan Kufura.
BACA JUGA : Beda Kimono dan Yukata, Wajib Diketahui Agar Tak Salah Persepsi

1. Alasan orang Jepang memakai sandal di rumah berawal dari hal ini.

Alasan orang Jepang memakai sandal di rumah
Inilah yang menjadi awal alasan orang Jepang memakai sandal di rumah. (Foto: Pexels/ Francesco Ungaro)
Negara Jepang awalnya merupakan negara yang menutup diri dari dunia luar. Namun, hal ini berubah pada abad ke 19.
Saat itu, banyak orang dari luar negeri yang berkunjung ke Jepang. Dikarenakan penginapan bergaya barat telah penuh, mau tidak mau sebagian orang asing menginap di hatago (Penginapan ala Jepang yang digunakan oleh turis di Zaman Edo) atau di kuil.
Lantai hatago maupun kuil ini ternyata dilapisi dengan tikar tatami.
Hal inilah yang membuat orang asing yang tak terbiasa melepas sepatunya, mengalami kesulitan saat menggunakan sepatunya di dalam hatago atau kuil.
Untuk mengatasi hal tersebut, orang asing yang bermalam di penginapan yang ada di Kota Yokohama meminta Risaburou Tokuno, seorang yang membuka bisnis toko jahit di Tokyo, untuk membuat alas yang dapat dipasang di sepatu.
Kemudian, pada 1868, Risaburou Tokuno berhasil membuat joukutsu atau slippers.
Ads Banner

BERITA TERKINI

Status Siaga Darurat Bencana di Gunungkidul Kembali Diperpanjang, Ini Alasannya

Status Siaga Darurat Bencana di Gunungkidul Kembali Diperpanjang, Ini Alasannya

Minggu, 06 April 2025
Tak Ada Kejelasan, Keluarga Korban Tabrak Lari di Semarang Tuntut Keadilan

Tak Ada Kejelasan, Keluarga Korban Tabrak Lari di Semarang Tuntut Keadilan

Minggu, 06 April 2025
Harga Emas Antam Hari ini Minggu 6 April 2025 Stabil, Cek Rinciannya Disini

Harga Emas Antam Hari ini Minggu 6 April 2025 Stabil, Cek Rinciannya Disini

Minggu, 06 April 2025
Harga Emas Perhiasan Hari ini Minggu 6 April 2025, Mulai Naik atau Turun ...

Harga Emas Perhiasan Hari ini Minggu 6 April 2025, Mulai Naik atau Turun ...

Minggu, 06 April 2025
Menelisik Jejak Manusia  Masa Prasejarah di Goa Broholo

Menelisik Jejak Manusia  Masa Prasejarah di Goa Broholo

Minggu, 06 April 2025
Polres Kulon Progo Siap Amankan Libur Lebaran

Polres Kulon Progo Siap Amankan Libur Lebaran

Minggu, 06 April 2025
Bocah 5 Tahun di Tangsel Hilang, Diduga Hanyut di Kali Pondok Aren

Bocah 5 Tahun di Tangsel Hilang, Diduga Hanyut di Kali Pondok Aren

Minggu, 06 April 2025
Arus Balik Lebaran 2025, Flag Off One Way Nasional Diterapkan 6 April

Arus Balik Lebaran 2025, Flag Off One Way Nasional Diterapkan 6 April

Minggu, 06 April 2025
Ratusan Penumpang Program Mudik Gratis Arus Balik Kemenhub Diberangkatkan dari Terminal Giwangan

Ratusan Penumpang Program Mudik Gratis Arus Balik Kemenhub Diberangkatkan dari Terminal Giwangan

Sabtu, 05 April 2025
Arus Balik Lebaran, Daop 6 Yogyakarta Berangkatkan 30.197 Penumpang dari Stasiun di Jogja

Arus Balik Lebaran, Daop 6 Yogyakarta Berangkatkan 30.197 Penumpang dari Stasiun di Jogja

Sabtu, 05 April 2025