Banjir di Kalimantan Tengah Rendam 636 Rumah, Status Tanggap Darurat Mulai Diterapkan di Kabupaten Kotawaringin

HARIANE Banjir di Kalimantan Tengah terjadi di dua wilayah administratif yaitu Kabupaten Kotawaringin Barat pada hari Senin, 5 September 2022 dan Kota Palangkaraya pada hari Minggu, 11 September 2022.

Dilansir dari website BNPB, banjir di Kalimantan Tengah mengakibatkan 636 rumah terendam dengan rincian 608 unit di Kabupaten Kotawaringin dan 28 unit rumah di kota Palangkaraya.

Menurut data BNPB pada hari Senin, 12 September 2022 banjir di Kalimantan Tengah ini membuat 636 kartu keluarga atau 2126 jiwa yang berada di Kecamatan Arut Utara terdampak banjir.

Ketinggian banjir berkisar antara 40-80 sentimeter. Menurut pantauan BNPB pada hari Selasa, 13 September 2022 banjir dilaporkan mulai surut.

BACA JUGA:  1 Korban Banjir Bandang Sungai Kacangan Purbalingga Ditemukan, Tim SAR Upayakan Pencarian Korban Lainnya

Banjir di Kalimantan Tengah Membuat Kabupaten Kotawaringin Terapkan Status Tanggap Darurat

Atas kondisi banjir yang mulai parah, Bupati Kotawaringin Barat telah menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari terhitung mulai dari tanggal 7-20 September 2022.

Data terbaru BNPB melaporkan sedikitnya ada 28 kartu keluarga atau 105 jiwa di Kota Palangkaraya terdampak banjir.

Selain itu, banjir juga melanda Kecamatan Pahandut, Kecamatan Jekan Raya, Kecamatan Sabangau, dan Kecamatan Bukit Batu. Di wilayah tersebut, banjir merendam 8 ruas jalan di lingkungan dengan tinggi 330 sentimeter.

Banjir Hulu Sungai Tengah

Selain merendam 2 wilayah di Kalimantan Tengah, ternyata banjir juga melanda Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Provinsi Kalimantan Selatan pada Jumat, 9 September 2022 tepatnya pada pukul 13.53 WITA.