Berita , Jabar , Headline

Kereta Api Tabrak Odong-odong di Serang Banten hari ini 26 Juli 2022, Diduga 8 Orang Korban Tewas Ditempat

profile picture Rizky Riawan Nursatria
Rizky Riawan Nursatria
Kereta Api Tabrak Odong-odong di Serang Banten hari ini 26 Juli 2022, Diduga 8 Orang Korban Tewas Ditempat
Kereta Api tabrak Odong-odong di Serang Banten hari ini. (Foto: Facebook/Ipul Silebu Serang Banten)
HARIANE - Peristiwa Kereta Api tabrak Odong-odong di Serang Banten hari ini, Selasa, 26 Juli 2022. Lokasi kejadian berada di perlintasan Desa Silebu, Kecamatan Kragilan, Kota Serang, Banten.
Kereta Api tabrak odong-odong di Serang Banten hari ini viral dan jadi perbincangan netizen saat ini. Video pasca kejadian mengerikan tersebut beredar luas di media sosial.
Dilansir dari akun Instagram Banten Terkini, terlihat suasana pasca Kereta Api tabrak odong-odong di Serang Banten hari ini. Warga berkerumun membantu evakuasi korban jiwa dari dalam odong-odong.
"Kereta odong-odong ketabrak kereta di Kragilan Serang Banten, 8 orang meninggal dunia," tulis akun Instagram Banten Terkini.
BACA JUGA : 4 Tersangka Kasus Penggelapan Pajak Rp 5,9 M Berhasil Diamankan Kejati Banten

Kondisi korban kecelakaan Kereta Api tabrak odong-odong di Serang Banten hari ini

Diperkirakan menurut keterangan di akun Instagram Banten Terkini, delapan orang meninggal dunia dalam peristiwa naas tersebut. Namun, beberapa sumber lainnya belum dapat memastikan berapa jumlah sebenarnya.
Terlihat dari video yang beredar odong-odong yang ditumpangi sebagian besar anak-anak ringsek di bagian belakang. Banyak warga yang membantu mengevakuasi korban yang tergeletak begitu saja.
Kronologi dari kejadian Kereta Api tabrak odong-odong di Serang Banten hari ini belum dapat dipastikan. Pihak kepolisian telah berada di lokasi untuk menyelidiki peristiwa naas tersebut. Netizen pun ikut berbelasungkawa atas kejadian yang menimpa odong-odong beserta penumpangnya.
"Tolong dong untuk pihak kerta api, dibuat pembatas jalan, agar manusia smakin paham bahaya melintas di jalur kereta api," tulis akun Instagram @26frenzy.
"Inalilahi alfatihah untuk korban," tulis akun Instagram @swa.apartemen_tangerang.
"Suka lewat jg kalau bw odong odong kyk kejar setoran, entah yang beri izin gmn ceritanya, Yang untung cm sebagian, akhirnya ada korban, semoga diberi kekuatan dan kesabaran," tulis akun Instagram @srhsecond.
Ads Banner

BERITA TERKINI

Deretan Tempat Makan Legendaris di Gunungkidul yang Patut Dicoba

Deretan Tempat Makan Legendaris di Gunungkidul yang Patut Dicoba

Kamis, 03 April 2025
Motif Pembunuhan Sadis di Cimahi, Jasad Membusuk dengan Gunting Tertancap di Leher

Motif Pembunuhan Sadis di Cimahi, Jasad Membusuk dengan Gunting Tertancap di Leher

Kamis, 03 April 2025
Jungwok Blue Ocean, Santorininya Gunungkidul yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Jungwok Blue Ocean, Santorininya Gunungkidul yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Kamis, 03 April 2025
Harga Emas Antam Hari ini Kamis 3 April 2025 Meroket, Naik Rp 17 ...

Harga Emas Antam Hari ini Kamis 3 April 2025 Meroket, Naik Rp 17 ...

Kamis, 03 April 2025
Pesona Wisata Pagi Gunungkidul, Hunting Sunrise di Gunung Ireng

Pesona Wisata Pagi Gunungkidul, Hunting Sunrise di Gunung Ireng

Kamis, 03 April 2025
Harga Emas Perhiasan Hari ini Kamis 3 April 2025 Naik atau Turun? Cek ...

Harga Emas Perhiasan Hari ini Kamis 3 April 2025 Naik atau Turun? Cek ...

Kamis, 03 April 2025
Bahaya Rip Current, Ini Spot yang Perlu Diwaspadai Wisatawan di Pantai Parangtritis Bantul

Bahaya Rip Current, Ini Spot yang Perlu Diwaspadai Wisatawan di Pantai Parangtritis Bantul

Kamis, 03 April 2025
18 Puskesmas di Jogja Beroperasi 24 Jam Selama Libur Lebaran, Berikut Daftarnya

18 Puskesmas di Jogja Beroperasi 24 Jam Selama Libur Lebaran, Berikut Daftarnya

Kamis, 03 April 2025
Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Masuk Parit di Jalan Jogja-Wonosari

Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Masuk Parit di Jalan Jogja-Wonosari

Rabu, 02 April 2025
Menjelajahi Padukuhan Wota-Wati di Sisi Timur Gunungkidul, Bak Tinggal di Kerajaan Majapahit

Menjelajahi Padukuhan Wota-Wati di Sisi Timur Gunungkidul, Bak Tinggal di Kerajaan Majapahit

Rabu, 02 April 2025