Berita , D.I Yogyakarta
Pameran The LoksTop 3 Tawarkan Produk Jumputan Hingga Kerajinan Karya 32 UMKM Kota Yogyakarta
HARIANE - Kota Yogyakarta dikenal dengan gudangnya tempat wisata dan pusat oleh-oleh dengan ragam jenis produk buatan UMKM lokalnya.
Dalam upaya mendukung hal itu, Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM menggelar Pameran The LoksTop atau Oleh-oleh Khas Jogja Memang Top.
Pameran ini telah memasuki tahun ke-3 dan berlangsung selama dua hari pada 16 hingga 17 Mei 2024 berlokasi di Atrium Plaza Malioboro.
Penjabat Wali Kota Yogyakarta, Singgih Raharjo mengatakan kegiatan tersebut menjadi suatu bentuk apresiasi dari pemerintah bersama stakeholder dan juga masyarakat kepada UMKM yang ada di Kota Yogya.
"Tentu ini menjadi muara dari pembinaan UMKM yang pada prosesnya pameran ini sebagai bentuk apresiasi kita bersama kepada para UMKM di Kota Yogya, supaya produk-produk yang telah dibuat ini tampil dan pastinya bisa dibeli oleh para pengunjung," ujarnya dilansir dari warta.jogjakota.go.id pada Kamis, 16 Maret 2024.
Menurut Singgih, kawasan Malioboro sebagai titik yang paling ramai dikunjungi di Kota Yogya, sehingga menjadi sebuah daya tarik tersendiri agar pameran The LoksTop bisa dilihat dan juga terjadi transaksi antara UMKM dan wisatawan yang berkunjung. Upaya itu diharapkan bisa mendukung tumbuh kembang UMKM dalam penopang perekonomian Kota Yogya.
"Berdasarkan data dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di tahun 2022 Malioboro menjadi destinasi yang paling diminta wisatawan domestik, tentu ini modal yang sangat bagus untuk lebih banyak memanfaatkan hal tersebut dalam mendukung pemasaran produk lokal UMKM Kota Yogya," ujar Singgih.
Sejalan dengan itu Kepala Dinas Perindustrian dan UKM Kota Yogyakarta, Tri Karyadi Riyanto Raharjo menyebut terdapat 32 UMKM yang terlibat dalam pameran tersebut. Di mana pada even The LoksTop ke-3 kali ini lebih didominasi oleh pelaku UKM Non Batik yang tergabung dalam Paguyuban Sri Tanjung.
"Paguyuban Sri Tanjung yang juga merupakan UMKM binaan kami, fokusnya pada produksi kain selain batik, yaitu kain jumputan. Selain itu ada juga UMKM kerajinan dan kuliner yang ikut meramaikan pameran ini. Diharapkan melalui pameran tersebut dapat meningkatkan kapasitas dalam upaya pengembangan UMKM di Kota Yogya," ujarnya. ****