Berita , Jatim

Pembegalan di Gunung Anyar Surabaya, Pelakunya Wanita

profile picture Ima Rahma Mutia
Ima Rahma Mutia
pembegalan di Gunung Anyar Surabaya
Kronologi pembegalan di Gunung Anyar Surabaya. (Instagram/call112surabaya)

HARIANE – Geger kasus pembegalan di Gunung Anyar Surabaya hari ini Selasa 1 Oktober 2024 menimpa seorang driver taksi online.

Aksi pembegalan yang terjadi pada pagi hari tersebut sempat membuat geger warga sekitar lantaran korban teriak minta tolong.

Warga yang kaget melihat kondisi korban yang berdarah-darah pun segera menolongnya dan menghentikan aksi pelaku.

Kronologi Aksi Pembegalan di Gunung Anyar Surabaya

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, aksi pembegalan di Gunung Anyar Surabaya bermula saat korban berinisial P (49) mendapatkan penumpang wanita berinisial MLL (23).

Saat diperjalanan, tiba-tiba penumpang MLL yanag duduk di kursi belakang tiba-tiba mengikat leher korban yang sedang menyetir.

Tak sampai disitu saja, pelaku wanita yang berasal dari NTT tersebut juga melukasi korban dengan cara menusuk leher dan wajahnya.

“penumpang MLL sedang berada di kursi belakang tiba-tiba mengikap leher P yang sedang menyetir kemudian menusuk leher dan muka P,” keterangan akun Instagram Call 112 Surabaya.

Korban selanjutnya berusaha menyelamatkan diri dengan cara berteriak. Beruntung ada sejumlah warga yang melihatnya dan segera menyelamatkan P.

Sementara itu warga lainnya mengejar pelaku yang membawa mobil korban. Selanjutnya pelaku masuk ke area perumahan dan sempat menabrak beberapa mobil lainnya sebelum berhenti.

“P yang berusaha menyelamatkan diri berteriak meminta bantuan warga sekitar sehingga aksi MLL langsung dihentikan warga,” lanjut keterangan akun Instagram tersebut.

Dari video yang diunggah, terlihat kondisi mobil putih dengan nomor polisi L 1867 CAS tersebut mengalami kerusakan cukup parah di sisi kiri depan atau tepatnya di bagian ban.

Ads Banner

BERITA TERKINI

Perintah Tunda Ikut Retret, Waketum Gerindra: Kepala Daerah Tidak Hanya Mewakili Satu Kelompok ...

Perintah Tunda Ikut Retret, Waketum Gerindra: Kepala Daerah Tidak Hanya Mewakili Satu Kelompok ...

Jumat, 21 Februari 2025 23:10 WIB
Pembukaan Sekolah Tani Nasional 2025, Budi Djiwandono: Petani Butuh Peremajaan

Pembukaan Sekolah Tani Nasional 2025, Budi Djiwandono: Petani Butuh Peremajaan

Jumat, 21 Februari 2025 22:23 WIB
Wamendagri Sebut Ada 47 Kepala Daerah Tak Hadir Tanpa Keterangan di Retreat Akmil ...

Wamendagri Sebut Ada 47 Kepala Daerah Tak Hadir Tanpa Keterangan di Retreat Akmil ...

Jumat, 21 Februari 2025 19:10 WIB
Jadi Bupati Sleman Didukung PDIP, Harda Kiswaya Tetap Berangkat Retret di Akmil Magelang

Jadi Bupati Sleman Didukung PDIP, Harda Kiswaya Tetap Berangkat Retret di Akmil Magelang

Jumat, 21 Februari 2025 18:36 WIB
Suasana di Akmil Magelang Jawa Tengah Jelang Retreat Kepala Daerah

Suasana di Akmil Magelang Jawa Tengah Jelang Retreat Kepala Daerah

Jumat, 21 Februari 2025 15:18 WIB
Cawe-Cawe Megawati Berlanjut, dari Era Jokowi ke Pemerintahan Prabowo

Cawe-Cawe Megawati Berlanjut, dari Era Jokowi ke Pemerintahan Prabowo

Jumat, 21 Februari 2025 15:17 WIB
Tingkatkan Pelayanan, KAI Commuter Luncurkan Kartu Disabilitas di Yogyakarta

Tingkatkan Pelayanan, KAI Commuter Luncurkan Kartu Disabilitas di Yogyakarta

Jumat, 21 Februari 2025 14:33 WIB
Nasib Kepala Daerah dari PDIP yang Sudah Tiba di Jogja, Hasto Wardoyo: Kita ...

Nasib Kepala Daerah dari PDIP yang Sudah Tiba di Jogja, Hasto Wardoyo: Kita ...

Jumat, 21 Februari 2025 14:20 WIB
Tunda Ikuti Retreat di Magelang, Bupati Gunungkidul: Kami Tegak Lurus Ketum Megawati

Tunda Ikuti Retreat di Magelang, Bupati Gunungkidul: Kami Tegak Lurus Ketum Megawati

Jumat, 21 Februari 2025 14:17 WIB
Megawati Larang Kepala Daerah PDIP Ikut Retret, Hasto Wardoyo Tunggu Klarifikasi

Megawati Larang Kepala Daerah PDIP Ikut Retret, Hasto Wardoyo Tunggu Klarifikasi

Jumat, 21 Februari 2025 12:40 WIB