Berita , Nasional

Persiapan KTT G20 Semakin Matang, Kemenkes Siapkan PeduliLindungi dengan 14 Bahasa

profile picture Ima Rahma Mutia
Ima Rahma Mutia
Persiapan KTT G20 Semakin Matang, Kemenkes Siapkan PeduliLindungi dengan 14 Bahasa
Persiapan KTT G20 Semakin Matang, Kemenkes Siapkan PeduliLindungi dengan 14 Bahasa
Sembilan bahasa yang sudah tersedia di PeduliLindungi antara lain bahasa Indonesia, Inggris, Cina, Prancis, Jepang, Rusia, Arab, Korea dan Spanyol.
Sedangkan lima bahasa yang masih dalam proses penambahan antara lain Portugis, Jerman, Italia dan Turki.
Selain menambahkan fitur berbagai bahasa asing di aplikasi PeduliLindungi, Kementerian Kesehatan juga menyiapkan tiga hal penting lainnya untuk menyambut para tamu.
Yakni standar protokol kesehatan, persiapan layanan kesehatan serta akses komunikasi delegasi terhadap protokol dan layanan kesehatan.
Terkait dengan standar protokol kesehatan, para delegasi harus sudah divaksin dosis lengkap dan terdata di aplikasi PeduliLindungi sebelum keberangkatan.
Para delegasi diharapkan memiliki asuransi kesehatann atau travel insurance yang menjamin perawatan Rumah Sakit, termasuk Covid-19,” ujar Wakil Menkes.
Tamu VVIP yang turut hadir dalam KTT G20 juga akan melakukan RT-PCR di venue sebelum kegiatan berlangsung. Sedangkan untuk para delegasi disediakan antigen.
Tidak hanya itu saja, semua yang hadir di venue akan diperiksa suhu tubuh dan melakukan pemindaian QR Code PeduliLindungi setiap akan memasuki venue.
Untuk layanan kesehatan selama KTT G20 berlangsung. Kemenkes menyediakan mini ICU, klinik serta membentuk tim mobile yang disiapkan di sekitar venue.
Di mini ICU terdapat dokter spesialis jantung / dokter spesialis penyakit dalam konsultan jantung, dokter spesialis anestesi, dokter umum dan perawat. Sedangkan di klinik terdapat dokter umum dan perawat terlatih kegawatdaruratan.
Untuk tim mobile disiagakan minimal dua ambulance advance high roof dan long chasis. Ambulans tersebut disiapkan untuk Presiden Ri sebanyak 2 unit, KTT 10 unit dan delegasi 12 unit.
Di dalamnya terdapat tas gawat darurat, ventilator mobile, bedside monitor, defibrilator/AED, syringe pump, infus pump, oksigen tabung serta obat emergency.
Ads Banner

BERITA TERKINI

Deretan Tempat Makan Legendaris di Gunungkidul yang Patut Dicoba

Deretan Tempat Makan Legendaris di Gunungkidul yang Patut Dicoba

Kamis, 03 April 2025
Motif Pembunuhan Sadis di Cimahi, Jasad Membusuk dengan Gunting Tertancap di Leher

Motif Pembunuhan Sadis di Cimahi, Jasad Membusuk dengan Gunting Tertancap di Leher

Kamis, 03 April 2025
Jungwok Blue Ocean, Santorininya Gunungkidul yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Jungwok Blue Ocean, Santorininya Gunungkidul yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Kamis, 03 April 2025
Harga Emas Antam Hari ini Kamis 3 April 2025 Meroket, Naik Rp 17 ...

Harga Emas Antam Hari ini Kamis 3 April 2025 Meroket, Naik Rp 17 ...

Kamis, 03 April 2025
Pesona Wisata Pagi Gunungkidul, Hunting Sunrise di Gunung Ireng

Pesona Wisata Pagi Gunungkidul, Hunting Sunrise di Gunung Ireng

Kamis, 03 April 2025
Harga Emas Perhiasan Hari ini Kamis 3 April 2025 Naik atau Turun? Cek ...

Harga Emas Perhiasan Hari ini Kamis 3 April 2025 Naik atau Turun? Cek ...

Kamis, 03 April 2025
Bahaya Rip Current, Ini Spot yang Perlu Diwaspadai Wisatawan di Pantai Parangtritis Bantul

Bahaya Rip Current, Ini Spot yang Perlu Diwaspadai Wisatawan di Pantai Parangtritis Bantul

Kamis, 03 April 2025
18 Puskesmas di Jogja Beroperasi 24 Jam Selama Libur Lebaran, Berikut Daftarnya

18 Puskesmas di Jogja Beroperasi 24 Jam Selama Libur Lebaran, Berikut Daftarnya

Kamis, 03 April 2025
Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Masuk Parit di Jalan Jogja-Wonosari

Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Masuk Parit di Jalan Jogja-Wonosari

Rabu, 02 April 2025
Menjelajahi Padukuhan Wota-Wati di Sisi Timur Gunungkidul, Bak Tinggal di Kerajaan Majapahit

Menjelajahi Padukuhan Wota-Wati di Sisi Timur Gunungkidul, Bak Tinggal di Kerajaan Majapahit

Rabu, 02 April 2025