Gaya Hidup , Kuliner

6 Makanan Khas Lebaran di Indonesia, Cocok Disajikan saat Hari Raya Idul Fitri

profile picture Riza Marzuki
Riza Marzuki
6 Makanan Khas Lebaran di Indonesia, Cocok Disajikan saat Hari Raya Idul Fitri
6 Makanan Khas Lebaran di Indonesia, Cocok Disajikan saat Hari Raya Idul Fitri
Dengan citarasa asam, gurih dan segar, menu makanan ini menggunakan bumbu seperti asam Jawa, air jeruk nipis, cabai rawit merah, garam dan gula pasir. Menu yang satu ini biasanya dikombinasikan dengan burasa, sebuah ketupat khas masyarakat Bugis.

3. Tapai benaon dari Pontianak

Sajian yang satu ini berbeda dari makanan khas lebaran daerah lainnya, dimana sajian khas masyarakat melayu Kota Pontianak ini berupa tapai benaon. Sebuah makanan olahan dari ketan hitam atau putih yang dibungkus dengan daun pisang.
Secara umum, cara pembuatan tapai benaon ini tidak jauh berbeda dengan cara pembuatan tapai ketan biasa yang ada di berbagai daerah. Dimana beras ketan yang sudah dimasak akan diberi ragi untuk difermentasikan.
Untuk menghindari efek fermentasi yang terlalu kuat, biasanya sajian ini dibuat sehari menjelang lebaran. Makanan ini cocok disajikan untuk hidangan pencuci mulut, dengan citarasa segar, terlebih jika disajikan saat dingin.

4. Ketupat Kandangan dari Banjarmasin

Ketupat kandangan adalah makanan khas asli daerah Kandangan, Kalimantan Selatan. Hampir sama dengan keupat pada umumnya, makanan ini juga menggunakan bahan baku beras yang dimasak dengan janur atau daun kelapa yang masih muda.
Perbedaan yang mencolok antara ketupat kandangan dengan menu ketupat pada umumnya adalah penggunaan ikan gabus untuk menu pelengkap. Dimana ikan gabus akan dipanggang lebih dulu sebelum dimasak dengan santan. 
Kuah santan tersebut dimasak menggunakan bumbu tradisional seperti kayu manis, cengkeh, pala dan kapulaga. Ikan gabus dan kuah santan itulah yang akan digunakan sebagai lauk dengan citarasa yang gurih.

5. Timphan dari Aceh

Bagi masyarakat Aceh, kurang lengkap rasanya momen lebaran jika tidak ada timphan. Sebuah makanan yang terbuat dari bahan dasar tepung yang dibalut dengan daun pisang. 
Bahan dasar dari makanan dengan tekstur lembek ini adalah tepung beras ketan, santan kental dan garam. Sedangkan untuk isiannya bisa menggunakan telur ayam, gula pasir, terigu, nangka, kelapa muda, vanili dan daun pandan.
Ads Banner

BERITA TERKINI

Polres Bantul Buka Layanan Pembuatan SIM D, Khusus Untuk Difabel

Polres Bantul Buka Layanan Pembuatan SIM D, Khusus Untuk Difabel

Jumat, 22 November 2024 12:54 WIB
Harga Emas Perhiasan Hari ini Jumat 22 November 2024 Naik atau Turun? Cek ...

Harga Emas Perhiasan Hari ini Jumat 22 November 2024 Naik atau Turun? Cek ...

Jumat, 22 November 2024 10:04 WIB
WOW! Harga Emas Antam Hari ini Jumat 22 November 2024 Naik Rp 22.000 ...

WOW! Harga Emas Antam Hari ini Jumat 22 November 2024 Naik Rp 22.000 ...

Jumat, 22 November 2024 09:33 WIB
Jelang Hari Pencoblosan, Calon Bupati Gunungkidul Lari Sejauh 42 Kilometer

Jelang Hari Pencoblosan, Calon Bupati Gunungkidul Lari Sejauh 42 Kilometer

Jumat, 22 November 2024 09:05 WIB
Banyak Gen Z Terjerat Pinjol, Home Credit Literasikan Keuangan ke Mahasiswa UGM

Banyak Gen Z Terjerat Pinjol, Home Credit Literasikan Keuangan ke Mahasiswa UGM

Jumat, 22 November 2024 07:37 WIB
Melebihi Target, Prabowo Pulang dengan Komitmen Investasi Rp 294,52 Triliun dari Kunjungan Luar ...

Melebihi Target, Prabowo Pulang dengan Komitmen Investasi Rp 294,52 Triliun dari Kunjungan Luar ...

Jumat, 22 November 2024 06:45 WIB
Lakalantas Simpang tiga Sogan, Tiga Orang Jadi Korban

Lakalantas Simpang tiga Sogan, Tiga Orang Jadi Korban

Kamis, 21 November 2024 23:06 WIB
Dukungan bagi Pasangan Calon Agung-Ambar Makin Bertambah

Dukungan bagi Pasangan Calon Agung-Ambar Makin Bertambah

Kamis, 21 November 2024 22:38 WIB
Paslon Marija-Yusron Gelar Kampanye di Pasar Bendungan

Paslon Marija-Yusron Gelar Kampanye di Pasar Bendungan

Kamis, 21 November 2024 21:44 WIB
Novida-Rini Dapatkan Dukungan dari Forum Silaturahmi Kyai Kampung

Novida-Rini Dapatkan Dukungan dari Forum Silaturahmi Kyai Kampung

Kamis, 21 November 2024 21:34 WIB