Berita , Nasional , Kesehatan

Cara Mencegah Virus Nipah (NiV) yang Wajib Diperhatikan, Ketahui Faktor-faktor Risiko Penularannya

profile picture Edmundus Roke Wea
Edmundus Roke Wea
Cara Mencegah Virus Nipah
Cara mencegah Virus Nipah, penyakit yang mulai tersebar di beberapa wilayah di Asia Tenggara. (Foto:twitter/BU_OrionVIII)

HARIANE - Cara mencegah virus Nipah (NiV) berikut sangat penting untuk diketahui, agar dimana masyarakat semakin paham mengenai dampak risiko dari penularan virus yang mematikan tersebut.

Pasalnya virus Nipah disebut sangat berbahaya dengan risiko potensi kematian jauh lebih tinggi dibandingkan Corona virus atau Covid-19.

Virus Nipah disebut memiliki risiko kematian hingga 40-70 persen, dimana menunjukkan angka kematian sangat tinggi dibandingkan dengan Corona virus dengan prosentase 2-3 persen.

Cara Mencegah Virus Nipah yang Wajib Diperhatikan

 Salah satu pencegahannya adalah menghindari kontak langsung dengan orang yang terpapar virus Nipah. (Foto:twitter/ JimFergusonUK)

Virus Nipah merupakan virus yang sejarah kemunculannya berasal dari Malaysia, ditemukan tahun 1999 di lokasi peternakan babi dekat Sungai Nipah.

Center of Disease Control and Prevention melaporkan bahwa inang virus Nipah berasal dari kelelawar buah yang terinfeksi lalu menyebarkan penyakit ini kepada manusia atau hewan seperti babi.

Seseorang dapat terinfeksi virus Nipah apabila memiliki kontak dekat dengan hewan yang terinfeksi seperti babi.

Beberapa cara mencegah virus Nipah diantaranya adalah menghentikan penyebaran virus Nipah.

Sebelumnya diketahui bahwa penyebaran virus Nipah diantaranya melalui kontak langsung dengan hewan seperti kelelawar atau babi, atau terkena cairan darah, urine, dan liur mereka.

Selain itu mengkonsumsi makanan yang telah terkontaminasi oleh cairan tubuh hewan yang terinfeksi juga dapat menyebabkan penularan virus Nipah.

Faktor lainnya adalah kontak dekat dengan seseorang yang terinfeksi NiV atau cairan tubuh seperti tetesan hidung atau pernapasan, urine, atau darah.

Ads Banner

BERITA TERKINI

Perempatan Palbapang, Bantul: Mitos Pasangan Pengantin Wajib Tinggalkan Ayam

Perempatan Palbapang, Bantul: Mitos Pasangan Pengantin Wajib Tinggalkan Ayam

Jumat, 04 April 2025
Arus Balik, Volume Kendaraan Keluar dari Gunungkidul Mulai Meningkat

Arus Balik, Volume Kendaraan Keluar dari Gunungkidul Mulai Meningkat

Jumat, 04 April 2025
Harga Emas Antam Hari ini Jumat 4 April 2025 Naik atau Turun? Cek ...

Harga Emas Antam Hari ini Jumat 4 April 2025 Naik atau Turun? Cek ...

Jumat, 04 April 2025
Harga Emas Perhiasan Hari ini Jumat 4 April 2025 Naik Drastis, Cincin 18K ...

Harga Emas Perhiasan Hari ini Jumat 4 April 2025 Naik Drastis, Cincin 18K ...

Jumat, 04 April 2025
Sejarah Tellasan Topak, Tradisi Perayaan Masyarakat Madura Tiap 8 Syawal

Sejarah Tellasan Topak, Tradisi Perayaan Masyarakat Madura Tiap 8 Syawal

Jumat, 04 April 2025
Jasad Korban Laka Laut di Pantai Sayang Heulang Garut Ditemukan Hari ini

Jasad Korban Laka Laut di Pantai Sayang Heulang Garut Ditemukan Hari ini

Jumat, 04 April 2025
Deretan Tempat Makan Legendaris di Gunungkidul yang Patut Dicoba

Deretan Tempat Makan Legendaris di Gunungkidul yang Patut Dicoba

Kamis, 03 April 2025
Motif Pembunuhan Sadis di Cimahi, Jasad Membusuk dengan Gunting Tertancap di Leher

Motif Pembunuhan Sadis di Cimahi, Jasad Membusuk dengan Gunting Tertancap di Leher

Kamis, 03 April 2025
Jungwok Blue Ocean, Santorininya Gunungkidul yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Jungwok Blue Ocean, Santorininya Gunungkidul yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Kamis, 03 April 2025
Harga Emas Antam Hari ini Kamis 3 April 2025 Meroket, Naik Rp 17 ...

Harga Emas Antam Hari ini Kamis 3 April 2025 Meroket, Naik Rp 17 ...

Kamis, 03 April 2025