Berita , Gaya Hidup

Kontrak dengan Universal Music Grup Berakhir, 4 Juta lagu akan Dihapus dari Tiktok

profile picture Nadhirah
Nadhirah
Kontrak dengan Universal Music Grup Berakhir, 4 Juta lagu akan Dihapus dari Tiktok
Empat juta lagu akan dihapus dari TikTok setelah kontrak dengan Universal Music Group berakhir di 31 Januari 2024. (Ilustrasi: Ilustrasi:Freepik/myriammira)

HARIANE - Sebanyak 3-4 juta lagu akan dihapus dari TikTok menyusul berakhirnya kontrak platform media Sosial ini dengan Universal Music Group (UMG) pada 31 Januari 2024.

TikTok menilai keputusan UMG  untuk menghapus dan melarang penggunaan audio milik UMG di TikTok merupakan bentuk keserakahan yang merugikan para artis dan pencipta lagu.

Dalam beberapa tahun terakhir, TikTok merupakan salah satu platform media sosial yang menjadi partner penting UMG dalam mempromosikan musik mereka. 

Namun, pada 31 Januari 2024, kontrak antara keduanya berakhir dan belum diperpanjang.

Setelah kontrak berakhir, UMG mengancam akan menghapus semua audio dari katalog musik TikTok. 

Ini berarti TikTok tidak akan diizinkan secara legal untuk memiliki 3 juta rekaman lagu dan 4 juta lagu yang diterbitkan oleh UMG.

UMG beralasan, larangan ini berdasar pada keprihatinan mereka terhadap tiga hal tentang TikTok dan praktik-praktiknya.

Dalam suratnya, UMG mengungkapkan kekhawatirannya tentang perlindungan artis terhadap dampak AI dan konten yang dihasilkan AI, keamanan pengguna TikTok, dan cara kompensasi bagi artis UMG terkait musik mereka.

Perusahaan tersebut menjelaskan bahwa mitra lainnya berhasil mengatasi masalah ini dengan baik, tidak seperti TikTok.

UMG juga menyebutkan bahwa inisiatif Artist-Centric-nya sedang bekerja untuk memberikan kompensasi yang tepat kepada artis dan melindungi hak-hak mereka. 

UMG menulis:

"Dalam hal masalah kompensasi artis dan penulis lagu, TikTok mengusulkan membayar artis dan penulis lagu kami dengan tarif yang hanya sebagian kecil dari tarif yang dibayar platform sosial besar lainnya yang sebanding. Saat ini, sebagai indikasi seberapa sedikit TikTok memberi kompensasi kepada artis dan penulis lagu, meskipun memiliki basis pengguna yang besar dan terus berkembang, pendapatan iklan yang meningkat pesat, dan ketergantungan yang meningkat pada konten berbasis musik, TikTok hanya menyumbang sekitar 1% dari total pendapatan kami."

Ads Banner

BERITA TERKINI

Aksi Pencurian Beras Zakat Fitrah di Gunungkidul Terekam CCTV, Pelaku Merupakan Warga Setempat

Aksi Pencurian Beras Zakat Fitrah di Gunungkidul Terekam CCTV, Pelaku Merupakan Warga Setempat

Jumat, 28 Maret 2025
Dishub Gunungkidul Gelar Ramp Check Angkutan Umum untuk Lebaran, Ini Hasilnya

Dishub Gunungkidul Gelar Ramp Check Angkutan Umum untuk Lebaran, Ini Hasilnya

Jumat, 28 Maret 2025
Layanan Publik di Sleman Tidak Libur Selama Lebaran, Disdukcapil Buka Pelayanan Terbatas

Layanan Publik di Sleman Tidak Libur Selama Lebaran, Disdukcapil Buka Pelayanan Terbatas

Kamis, 27 Maret 2025
Ratusan Tenaga Kebersihan Disiapkan, Layanan Penyapuan dan Pengangkutan Sampah di Jogja Tak Diliburkan ...

Ratusan Tenaga Kebersihan Disiapkan, Layanan Penyapuan dan Pengangkutan Sampah di Jogja Tak Diliburkan ...

Kamis, 27 Maret 2025
KAI Daop 6 Yogyakarta Siagakan Pos Kesehatan di 3 Stasiun

KAI Daop 6 Yogyakarta Siagakan Pos Kesehatan di 3 Stasiun

Kamis, 27 Maret 2025
Catet! Ini Jalur Alternatif di Bantul Selama Libur Lebaran 2025 untuk Hindari Macet

Catet! Ini Jalur Alternatif di Bantul Selama Libur Lebaran 2025 untuk Hindari Macet

Kamis, 27 Maret 2025
Dinkes Bantul Pastikan Masyarakat Tetap Bisa Akses Layanan Puskesmas Selama Libur Lebaran

Dinkes Bantul Pastikan Masyarakat Tetap Bisa Akses Layanan Puskesmas Selama Libur Lebaran

Kamis, 27 Maret 2025
Pasar Argosari Gunungkidul Sepi Jelang Lebaran, Ini Penjelasan Dinas Perdagangan

Pasar Argosari Gunungkidul Sepi Jelang Lebaran, Ini Penjelasan Dinas Perdagangan

Kamis, 27 Maret 2025
Cerita Pedagang di Pasar Argosari Gunungkidul, Lebaran Tinggal Menghitung Hari Kondisi Justru Sepi

Cerita Pedagang di Pasar Argosari Gunungkidul, Lebaran Tinggal Menghitung Hari Kondisi Justru Sepi

Kamis, 27 Maret 2025
Pembatasan Angkutan Barang di Gunungkidul Mulai Diberlakukan, Ini Kriteria yang Boleh Melintas

Pembatasan Angkutan Barang di Gunungkidul Mulai Diberlakukan, Ini Kriteria yang Boleh Melintas

Kamis, 27 Maret 2025