Berita

Libatkan Anjing Pelacak, Polisi Temukan Pakaian Korban Pembunuhan di Padang Pariaman

profile picture Ima Rahma Mutia
Ima Rahma Mutia
pembunuhan di Padang Pariaman
Polisi temukan barbuk kasus pembunuhan di Padang Pariaman. (Instagram/humaspoldasumbar)

HARIANE – Polda Sumbar masih terus mencari petunjuk guna mengungkap kasus pembunuhan di Padang Pariaman yang menewaskan Nia, gadis penjual gorengan keliling.

Pada Selasa, 10 September 2024 yang lalu Tim Unit Satwa dari Polda Sumbar melakukan pelacakan di Jorong Pasa Surau, Nagari Guguak, Kecamatan Kayu Tanam bersama satwa pelacak CAKUM (PIDO) di sekitar TKP.

Dalam proses pencarian, anjing pelacak berhasil menemukan pakaian berupa baju yang dicurigai milik korban. Baju berwarna hitam tersebut ditemukan di aliran air di pinggir sawah.

Setelah dikonfirmasi, keluarga membenarkan kalau baju tersebut adalah pakaian yang terakhir dipakai korban sebelum dinyatakan hilang.

Polisi Temukan Barang Bukti Kasus Pembunuhan di Padang Pariaman

Setelah menemukan pakaikan korban pembunuhan di Padang Pariaman, polisi pun melanjutkan pelacakan di titik lain yang dicurigai sebagai TKP.

Namun sayang, hasilnya nihil. Selanjutnya BRIPKA Lian Samartha pun melaporkan hasil pelacakan tersebut ke Kapolres dan Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman.

 
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, warga Kayu Tanam digegerkan dengan hilangnya Nia, gadis penjual gorengan keliling pada Jumat, 6 September 2024.

Setelah dilakukan pencarian, Nia ditemukan dalam keadaan tewas terkubur tanpa busana di pemakaman Kaum Suku Koto, Pasa Juha Korong, Pasa Surau pada Minggu, 8 September 2024 sekitar pukul 15.54 WIB.

Penemuan jasad Nia dalam kondisi yang tidak wajar itupun menimbulkan kecurigaan kalau ia tewas karena dibunuh.

Jasad korban selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Padang untuk diotopsi pada Senin, 9 September 2024.

Usai diotopsi, jasad Nia selanjutnya dipulangkan ke rumahnya untuk dikuburkan oleh pihak keluarga. Pemakaman Nia pun dihadiri oleh ratusan pelayat.

Sejak kasus pembunuhan di Padang Pariaman ini mencuat, banyak netizen yang marah dan menuntut agar kasus segera diusut supaya pelaku bisa dihukum setimpal. ****

1
Ads Banner

BERITA TERKINI

Motif Pembunuhan Sadis di Cimahi, Jasad Membusuk dengan Gunting Tertancap di Leher

Motif Pembunuhan Sadis di Cimahi, Jasad Membusuk dengan Gunting Tertancap di Leher

Kamis, 03 April 2025
Jungwok Blue Ocean, Santorininya Gunungkidul yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Jungwok Blue Ocean, Santorininya Gunungkidul yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Kamis, 03 April 2025
Harga Emas Antam Hari ini Kamis 3 April 2025 Meroket, Naik Rp 17 ...

Harga Emas Antam Hari ini Kamis 3 April 2025 Meroket, Naik Rp 17 ...

Kamis, 03 April 2025
Pesona Wisata Pagi Gunungkidul, Hunting Sunrise di Gunung Ireng

Pesona Wisata Pagi Gunungkidul, Hunting Sunrise di Gunung Ireng

Kamis, 03 April 2025
Harga Emas Perhiasan Hari ini Kamis 3 April 2025 Naik atau Turun? Cek ...

Harga Emas Perhiasan Hari ini Kamis 3 April 2025 Naik atau Turun? Cek ...

Kamis, 03 April 2025
Bahaya Rip Current, Ini Spot yang Perlu Diwaspadai Wisatawan di Pantai Parangtritis Bantul

Bahaya Rip Current, Ini Spot yang Perlu Diwaspadai Wisatawan di Pantai Parangtritis Bantul

Kamis, 03 April 2025
18 Puskesmas di Jogja Beroperasi 24 Jam Selama Libur Lebaran, Berikut Daftarnya

18 Puskesmas di Jogja Beroperasi 24 Jam Selama Libur Lebaran, Berikut Daftarnya

Kamis, 03 April 2025
Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Masuk Parit di Jalan Jogja-Wonosari

Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Masuk Parit di Jalan Jogja-Wonosari

Rabu, 02 April 2025
Menjelajahi Padukuhan Wota-Wati di Sisi Timur Gunungkidul, Bak Tinggal di Kerajaan Majapahit

Menjelajahi Padukuhan Wota-Wati di Sisi Timur Gunungkidul, Bak Tinggal di Kerajaan Majapahit

Rabu, 02 April 2025
Mantap! Ini 6 Makanan Khas Palembang yang Disajikan saat Lebaran Idul Fitri

Mantap! Ini 6 Makanan Khas Palembang yang Disajikan saat Lebaran Idul Fitri

Rabu, 02 April 2025