Harianesia

Profil KGPAA Paku Alam VIII yang Ditetapkan Sebagai Pahlawan Nasional di 2022

profile picture Syarifatun
Syarifatun
Profil KGPAA Paku Alam VIII yang Ditetapkan Sebagai Pahlawan Nasional di 2022
Profil KGPAA Paku Alam VIII yang Ditetapkan Sebagai Pahlawan Nasional di 2022
HARIANE-Profil KGPAA Paku Alam VIII yang baru saja ditetapkan sebagai pahlawan nasional.
Terkait informasi profil KGPAA Paku Alam VIII yang baru saja ditetapkan sebagai pahlawan nasional dapat dilihat melalui laman ini.
Simak penjelasan terkait profil KGPAA Paku Alam VIII mantan Gubernur dan Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta.

Profil KGPAA Paku Alam VIII

Profil KGPAA Paku Alam VIII
Profil KGPAA Paku Alam VIII tokoh Pahlawan Nasional yang baru saja ditetapkan 2022. (Foto Unkris)
Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Paku Alam VIII adalah seorang Raja Paku Alam sejak tahun 1937 hingga 1989.
KGPAA Paku Alam VIII juga merupakan seorang Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pertama bersama Gubernur DIY pertama yaitu Hamengku Buwono IX, dimana setelah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia.
BACA JUGA :
Profil Henry Cavill, Pemeran Utama The Witcher yang Digantikan Liam Hemsworth Setelah Season 3
KGPAA Paku Alam VIII merupakan kelahiran 10 April 1910, di Kadipaten Pakualaman. Serta merupakan anak dari Paku Alam VII dan keturunan dari sang kakek yaitu Paku Alam VI.
Memiliki anak bernama Paku Alam IX, Pangeran Anglingkusumo dan memiliki cucu yaitu Paku Alam X.
Pada 13 April 1937, KGPAA Paku Alam ditahtakan sebagai Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Ario Prabu Suryodilogo untuk menggantikan mendiang ayahnya.
Pada tahun 1942, ia mulai memakai gelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Ario Paku Dunia VIII setelah kedatangan Bala Tentara Jepang.
KGPAA Paku Alam VIII meninggal dunia pada 11 September 1998, di Yogyakarta.
Profil KGPAA Paku Alam VIII
Cucu KGPAA Paku Alam VIII, yaitu Paku Alam X. (Foto instagram/purapakualaman)
Ads Banner

BERITA TERKINI

Arus Balik, Volume Kendaraan Keluar dari Gunungkidul Mulai Meningkat

Arus Balik, Volume Kendaraan Keluar dari Gunungkidul Mulai Meningkat

Jumat, 04 April 2025
Harga Emas Antam Hari ini Jumat 4 April 2025 Naik atau Turun? Cek ...

Harga Emas Antam Hari ini Jumat 4 April 2025 Naik atau Turun? Cek ...

Jumat, 04 April 2025
Harga Emas Perhiasan Hari ini Jumat 4 April 2025 Naik Drastis, Cincin 18K ...

Harga Emas Perhiasan Hari ini Jumat 4 April 2025 Naik Drastis, Cincin 18K ...

Jumat, 04 April 2025
Sejarah Tellasan Topak, Tradisi Perayaan Masyarakat Madura Tiap 8 Syawal

Sejarah Tellasan Topak, Tradisi Perayaan Masyarakat Madura Tiap 8 Syawal

Jumat, 04 April 2025
Jasad Korban Laka Laut di Pantai Sayang Heulang Garut Ditemukan Hari ini

Jasad Korban Laka Laut di Pantai Sayang Heulang Garut Ditemukan Hari ini

Jumat, 04 April 2025
Deretan Tempat Makan Legendaris di Gunungkidul yang Patut Dicoba

Deretan Tempat Makan Legendaris di Gunungkidul yang Patut Dicoba

Kamis, 03 April 2025
Motif Pembunuhan Sadis di Cimahi, Jasad Membusuk dengan Gunting Tertancap di Leher

Motif Pembunuhan Sadis di Cimahi, Jasad Membusuk dengan Gunting Tertancap di Leher

Kamis, 03 April 2025
Jungwok Blue Ocean, Santorininya Gunungkidul yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Jungwok Blue Ocean, Santorininya Gunungkidul yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Kamis, 03 April 2025
Harga Emas Antam Hari ini Kamis 3 April 2025 Meroket, Naik Rp 17 ...

Harga Emas Antam Hari ini Kamis 3 April 2025 Meroket, Naik Rp 17 ...

Kamis, 03 April 2025
Pesona Wisata Pagi Gunungkidul, Hunting Sunrise di Gunung Ireng

Pesona Wisata Pagi Gunungkidul, Hunting Sunrise di Gunung Ireng

Kamis, 03 April 2025