Review series I Am Groot, film Marvel dengan kualitas Ciamik. (Foto: Twitter/ Marvel Perfect Shots)
Hingga dikisahkan pula Rocket turun tangan untuk membantu menyelesaikan permasalahan si bayi Groot yang mengumpulkan dan mengambil barang di sekitarnya, untuk menciptakan karya seni sebagai wujud cintanya kepada anggota Guardians.Sinopsis di atas menunjukan tingkah laku dan kepahlawanan sosok Groot yang berjuang menghadapi musuh tak terduga.Review series I Am Groot. (Foto: Twitter: Marvel Perfect Shots)
Review series I Am Groot
Jika pada film – film Marvel sebelumnya banyak memunculkan teori-teori, maka dalam series I Am Groot justru menampilkan cerita yang santai dan ringan dan tidak memaksa untuk membuat teori-teori yang biasa terjadi ketika menikmati film Marvel lainnya.
I Am Groot semacam menjadi penyegar untuk penggemar MCU, meskipun di setiap episode berdurasi singkat, penonton masih dapat mengenali sosok Groot dengan beragam keunikan yang dimiliki.
Kemudian, mengenai kualitas visual animasi yang digunakan dalam I Am Groot dinilai ciamik, termasuk dari segi penggunaan tone warna berhasil memanjakan mata penikmat series tersebut.
Melansir laman IGN, sosok Groot dalam series ini tidak ditampilkan dengan cara mengintimindasi, namun berpenampilan apa adanya dengan tingkah konyol, namun tetap melakukan sesuatu jika merasa dirinya diremehkan.
Groot digambarkan seperti seseorang yang rindu untuk mendapatkan hiburan, kemudian hal inilah yang menjadi pendorong dalam series I Am Groot.Penonton akan ditampilkan beragam aksi Groot yang unik, seperti berduel dengan cara menari, berselancar dengan sabun, dan sebagainya.Series ini dapat menjadi tontonan waktu senggang, animasi ini juga dapat dinikmati oleh anak-anak namun tidak menutup kemungkinan orang dewasa juga dapat menikmati cerita perjalanan Groot.
Fakta mengenai series I Am Groot
- Cara pemeran karakter dapat memaknai bahasa Groot