Harianesia

Tak Kuasa Menampung Sampah Menggunung, Menanti Pemerintah Selesaikan Pekerjaan Rumah

profile picture Tim Red 1
Tim Red 1
Sampah Bantul
Haryanto, salah satu warga yang mengais rezeki di TPA Piyungan (Foto Hariane/Nahikabillah Rabba)

Ia adalah satu diantara ratusan orang yang mencari sampah untuk dijual ke pengepul. Setiap hari, warga asal Wonosari Gunungkidul ini mendapat upah rata-rata Rp 50 ribu dari hasil menjual sampah ke pengepul.

"Saya hampir lima tahun disini, ya nyari sampah yang bisa dijual ke pengepul," sebutnya.

Rencana Pemerintah Selesaikan Pekerjaan Rumah

Kemudian bagaimana tanggapan pemerintah terkait masalah TPA Piyungan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul, Ari Budi Nugroho mengatakan bahwa, pemerintah telah lama mengetahui permasalahan yang ada di TPA Piyungan.

Atas dasar permasalahan tersebut Pemerintah Kabupaten Bantul telah membuat program yaitu Bantul bersih sampah 2025.

"Program ini untuk menggalang semangat menyatukan tujuan bahwa sampah ini adalah masalah kita semua," sebutnya.

Adapun rincian program Bantul bersih sampah tahun 2025, Ari mengatakan ada 4 pilar. Pertama adalah regulasi, yaitu sebuah peraturan daerah dan surat edaran Bupati tentang pengelolaan sampah.

Kedua, adalah peran pemerintah tingkat kalurahan. Adapun peran yang dimaksud adalah pengelolaan sampah lewat Badan Usaha Milik Kalurahan (Bumkal).  

Pilar ketiga adalah sosialisasi dan edukasi kepada seluruh masyarakat tentang sampah. Edukasi dan sosialisasi dilakukan melalui berbagai bidang, media cetak, media online, modul, dan tenaga fasilitator. Pilar terakhir adalah pembangunan sarana prasarana serta fasilitas.

Berbagai upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah perlahan memang sudah dilakukan. Hal ini terbukti dari sudah adanya 40 pengelola sampah lewat Bumkal dari 75 Kalurahan yang ada di Kabupaten Bantul. Selain itu terdapat berbagi kelompok Pengelola Sampah Mandiri (PSM) yang tersebar di Kabupaten Bantul.

Akan tetapi upaya tersebut masih belum mengatasi permasalahan sampah yang ada di TPA Piyungan. Hal ini dikarenakan permasalahan antara penghasil sampah dan pengelola sampah, jumlahnya sangat tidak sebanding.

Ari menegaskan masyarakat harus melakukan perubahan pola pikir yaitu bagaimana tidak hanya membuat tempat bersih dengan menyingkirkan sampah, namun juga harus berfikir bagaimana mengelola sampahnya.

Ads Banner

BERITA TERKINI

Jasad Korban Laka Laut di Pantai Sayang Heulang Garut Ditemukan Hari ini

Jasad Korban Laka Laut di Pantai Sayang Heulang Garut Ditemukan Hari ini

Jumat, 04 April 2025
Deretan Tempat Makan Legendaris di Gunungkidul yang Patut Dicoba

Deretan Tempat Makan Legendaris di Gunungkidul yang Patut Dicoba

Kamis, 03 April 2025
Motif Pembunuhan Sadis di Cimahi, Jasad Membusuk dengan Gunting Tertancap di Leher

Motif Pembunuhan Sadis di Cimahi, Jasad Membusuk dengan Gunting Tertancap di Leher

Kamis, 03 April 2025
Jungwok Blue Ocean, Santorininya Gunungkidul yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Jungwok Blue Ocean, Santorininya Gunungkidul yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Kamis, 03 April 2025
Harga Emas Antam Hari ini Kamis 3 April 2025 Meroket, Naik Rp 17 ...

Harga Emas Antam Hari ini Kamis 3 April 2025 Meroket, Naik Rp 17 ...

Kamis, 03 April 2025
Pesona Wisata Pagi Gunungkidul, Hunting Sunrise di Gunung Ireng

Pesona Wisata Pagi Gunungkidul, Hunting Sunrise di Gunung Ireng

Kamis, 03 April 2025
Harga Emas Perhiasan Hari ini Kamis 3 April 2025 Naik atau Turun? Cek ...

Harga Emas Perhiasan Hari ini Kamis 3 April 2025 Naik atau Turun? Cek ...

Kamis, 03 April 2025
Bahaya Rip Current, Ini Spot yang Perlu Diwaspadai Wisatawan di Pantai Parangtritis Bantul

Bahaya Rip Current, Ini Spot yang Perlu Diwaspadai Wisatawan di Pantai Parangtritis Bantul

Kamis, 03 April 2025
18 Puskesmas di Jogja Beroperasi 24 Jam Selama Libur Lebaran, Berikut Daftarnya

18 Puskesmas di Jogja Beroperasi 24 Jam Selama Libur Lebaran, Berikut Daftarnya

Kamis, 03 April 2025
Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Masuk Parit di Jalan Jogja-Wonosari

Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Masuk Parit di Jalan Jogja-Wonosari

Rabu, 02 April 2025