Berita , Nasional

Tragedi di Stadion Kanjuruhan Memakan 127 Korban Jiwa, Jokowi: Usut Tuntas Kasus ini!

profile picture Admin
Admin
Tragedi di Stadion Kanjuruhan Memakan 127 Korban Jiwa, Jokowi: Usut Tuntas Kasus ini!
Tragedi di Stadion Kanjuruhan Memakan 127 Korban Jiwa, Jokowi: Usut Tuntas Kasus ini!
HARIANE - Tragedi di Stadion Kanjuruhan yang menewaskan 127 orang pada Sabtu 1 Oktober 2022 malam menjadi catatan terburuk tragedi penyelenggaraan event olah raga di Indonesia.
Menaggapi Tragedi di Stadion Kanjuruhan, Presiden Joko Widodo memerintahkan Kapolri untuk mengusut tuntas peristiwa yang merenggut nyawa 125 suporter Arema FC.
Selain itu Jokowi juga memerintahkan agar semua pihak yang terkait dalam penyelenggaraan liga di Indonesia melakukan evaluasi menyeluruh agar musibah seperti Tragedi di Stadion Kanjuruhan tidak terulang.
BACA JUGA : Tragedi Stadion Kanjuruhan, 127 Orang Meninggal Usai Tembakan Gas Air Mata

Instruksi Jokowi Terkait Tragedi di Stadion Kanjuruhan

"Saya telah meminta menteri kesehatan dan Gubrnur Jawa Timur untuk memonitor khusus pelayanan medis bagi korban yang sedang dirawat di rumah sakit agar mendapat pelayanan terbaik," ujar Jokowi melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden.
Adapun terkait pelaksanaan liga, Presiden telah memintahkan Menporaa, Kapolri dan Ketua Umum PSSI untuk melakukan evaluasi menyeluruh tentang pelaksanaan pertandingan sepakbola.
Kerusuhan suporter Arema Vs Persebaya
Mochamad Iriawan Sesalkan Tindakan Suporter Arema yang menyebabkan Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang. (Foto: Instagram/mochamadiriawan84)
Termasuk prosedur pengamanan penyelenggaraan yang banyak dinilai sangat tidak layak. Bahkan dituding menjadi penyebab utama tragedi Stadion Kanjuruhan.
Untuk itu, Jokowi memerintahkan PSSI untuk menghentikan sementara liga 1 sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan dilakukan.
"Khusus kepada Kapolri, saya minta melakukan investigasi dan mengusut tuntas kasus ini," tegasnya.
"Saya berharap ini adalah tragedi terakhir sepak bola di tanah air. Jangan sampai ada lagi tragedi kemanusiaan seperti ini di masa mendatang," ujarnya.
Menurutnya, sikapp sportivitas, rasa kemanusiaan dan rasa persaudaraan antar sesama harus terus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk dalam olah raga.
BACA JUGA : Kronologi Kerusuhan Stadion Kanjuruhan, Darah dan Jerit Tangis Supporter Warnai Lokasi Pertandingan
Ads Banner

BERITA TERKINI

Deretan Tempat Makan Legendaris di Gunungkidul yang Patut Dicoba

Deretan Tempat Makan Legendaris di Gunungkidul yang Patut Dicoba

Kamis, 03 April 2025
Motif Pembunuhan Sadis di Cimahi, Jasad Membusuk dengan Gunting Tertancap di Leher

Motif Pembunuhan Sadis di Cimahi, Jasad Membusuk dengan Gunting Tertancap di Leher

Kamis, 03 April 2025
Jungwok Blue Ocean, Santorininya Gunungkidul yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Jungwok Blue Ocean, Santorininya Gunungkidul yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Kamis, 03 April 2025
Harga Emas Antam Hari ini Kamis 3 April 2025 Meroket, Naik Rp 17 ...

Harga Emas Antam Hari ini Kamis 3 April 2025 Meroket, Naik Rp 17 ...

Kamis, 03 April 2025
Pesona Wisata Pagi Gunungkidul, Hunting Sunrise di Gunung Ireng

Pesona Wisata Pagi Gunungkidul, Hunting Sunrise di Gunung Ireng

Kamis, 03 April 2025
Harga Emas Perhiasan Hari ini Kamis 3 April 2025 Naik atau Turun? Cek ...

Harga Emas Perhiasan Hari ini Kamis 3 April 2025 Naik atau Turun? Cek ...

Kamis, 03 April 2025
Bahaya Rip Current, Ini Spot yang Perlu Diwaspadai Wisatawan di Pantai Parangtritis Bantul

Bahaya Rip Current, Ini Spot yang Perlu Diwaspadai Wisatawan di Pantai Parangtritis Bantul

Kamis, 03 April 2025
18 Puskesmas di Jogja Beroperasi 24 Jam Selama Libur Lebaran, Berikut Daftarnya

18 Puskesmas di Jogja Beroperasi 24 Jam Selama Libur Lebaran, Berikut Daftarnya

Kamis, 03 April 2025
Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Masuk Parit di Jalan Jogja-Wonosari

Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Masuk Parit di Jalan Jogja-Wonosari

Rabu, 02 April 2025
Menjelajahi Padukuhan Wota-Wati di Sisi Timur Gunungkidul, Bak Tinggal di Kerajaan Majapahit

Menjelajahi Padukuhan Wota-Wati di Sisi Timur Gunungkidul, Bak Tinggal di Kerajaan Majapahit

Rabu, 02 April 2025