6 Fakta Unik Pulau Socotra, Konon Ditinggali Dajjal Hingga Alien
HARIANE - Fakta unik Pulau Socotra sangat menarik untuk dibahas karena menyimpan segudang informasi menarik yang layak diketahui.Dilansir dari kanal Youtube MATA S, Salah satu fakta unik Pulau Socotra adalah memiliki berbagai flora dan fauna endemik yang kaya akan keunikannya. Bahkan, flora dan fauna ini tidak akan ditemukan di pulau lainnya.Berkat keunikannya yang tak dimiliki pulau lainnya, mulai beredar cerita dan mitos-mitos mengenai keberadaan pulau terpencil yang terletak di Yaman ini. Seperti tempat tinggal Dajjal, tempat tinggal alien, dan lainnya yang akhirnya menjadi salah satu fakta unik Pulau Socotra.
Inilah Fakta Unik Pulau Socotra yang Layak untuk Diketahui!
1. Pulau yang Terisolir
Meskipun terletak di negara Yaman dan memiliki beragam tumbuhan dan hewan unik yang sangat memanjakan mata, namun jarang sekali ada orang yang mengetahui keberadaan pulau unik ini.Jika diamati lebih jauh, Pulau Socotra hanya berjarak 80 KM sebelah timur dari tanduk benua Afrika dan 380 KM sebelah selatan dari Jazirah Arab.Walaupun jaraknya cukup dekat, namun pulau yang terletak di Yaman ini tetap terisolir dari dunia luar. Konon katanya, pulau ini jarang terlihat oleh mata manusia sehingga sering terlewatkan oleh mata manusia.
2. Pohon yang Unik
Potret Pohon Naga, Pohon Endemik yang Menjadi Salah Satu Fakta Unik Pulau Socotra (Foto: Instagram/thejurnimedia)Salah satu tumbuhan yang menjadi ikon Pulau Socotra adalah pohon naga. Berbeda dari namanya, penampilan pohon naga terbilang unik. Jika dilihat sekilas, pohon ini terlihat seperti jamur yang ditumbuhi daun hijau.Dalam dunia ilmiah, pohon ini disebut Dracena Cinnabari. Tak hanya dari segi penampilannya, pohon naga juga memiliki keunikan dari segi getahnya. Saat batang pohon naga dipotong maka akan mengeluarkan getah bewarna merah pekat layaknya darah.Banyak masyarakat lokal yang menggunakan getah pohon naga sebagai obat ajaib yang dipercaya menyembuhkan semua penyakit. Penggunaan getah pohon naga sebagai obat telah berlangsung selama berabad-abad.