Berita , Artikel , Pilihan Editor , Headline

Aksi BEM UI Sambut Luhut dengan Bendera Kuning, Menduduki Deretan Trending Topic Twitter Hari Ini

profile picture Fadila Nur
Fadila Nur
Aksi BEM UI Sambut Luhut dengan Bendera Kuning, Menduduki Deretan Trending Topic Twitter Hari Ini
Aksi BEM UI Sambut Luhut dengan Bendera Kuning, Menduduki Deretan Trending Topic Twitter Hari Ini
HARIANE - BEM UI sambut Luhut dengan bendera kuning di halaman Balai Sidang Universitas Indonesia pada hari Selasa, 12 April 2022.
BEM UI sambut Luhut dengan bendera kuning saat aksi simbolik mosi tak percaya kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia ini.
Aksi BEM UI sambut Luhut dengan bendera kuning saat berlangsungnya aksi simbolik ini langsung mengundang perhatian masyarakat hingga kata "BEM UI" menjadi salah satu trending topic di Twitter pada hari Kamis, 14 April 2022.
Dikutip dari akun Twitter resmi @BEMUI_Official, Ari Kuncoro selaku Rektor UI mengundang Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan sebagai pembicara di kuliah umum yang diadakan di Balai Sidang Universitas Indonesia.
Baca Juga: BEM UI Suarakan Masalah Kelangkaan Minyak Goreng, Picu Pro-Kontra di Kalangan Netizen

Inilah Alasan BEM UI sambut Luhut dengan Bendera Kuning

1. Desak Luhut Segera Buka Big Data

BEM UI Sambut Luhut dengan Bendera Kuning
BEM UI Sambut Luhut dengan Bendera Kuning saat Kuliah Umum di Balai Sidang UI (Foto: Twitter/ BEMUI_Official)
Aksi simbolik mosi tak percaya kepada Luhut Binsar Pandjaitan ini terjadi sebagai bentuk kekecewaan BEM UI terhadap sikap Rektor UI yang mengundang tokoh politik yang kontroversial yang mengeluarkan klaim mengenai big data.
"Aksi ini sebagai bentuk kekecewaan terhadap Ari Kuncoro selaku Rektor UI yang mengundang seorang tokoh politik kontroversial yang melemparkan klaim mengenai "big data" yang berisi aspirasi masyarakat terkait wacana perpanjangan masa jabatan presiden," tulis akun Twitter @BEMUI_Official.
Selain itu, aksi simbolik mosi tak percaya ini juga merupakan bentuk menuntut pertanggungjawaban Luhut untuk membuka klaim big data yang berisi aspirasi mendukung masyarakat yang mendukung penundaan pemilu ke ranah publik.
Namun, saat dimintai transparansi Big Data yang diucapkan Luhut beberapa waktu lalu, Luhut Binsar Pandjaitan berkelit bahwa ia tak memiliki hak dan kewajiban untuk membuka big data tersebut.
"Eh dengerin, kamu anak muda, kamu nggak berhak juga nuntut saya, karena saya juga punya hak untuk bilang tidak," ucap Luhut saat dimintai transparansi big data oleh BEM UI.
Ads Banner

BERITA TERKINI

Riza Chalid Masih di Singapura, Ini Peran MRC dalam Kasus Dugaan Korupsi PT ...

Riza Chalid Masih di Singapura, Ini Peran MRC dalam Kasus Dugaan Korupsi PT ...

Sabtu, 12 Juli 2025
Kecelakaan di Secang Magelang Hari ini, Libatkan 2 Bus dan 1 Mobil

Kecelakaan di Secang Magelang Hari ini, Libatkan 2 Bus dan 1 Mobil

Sabtu, 12 Juli 2025
Puluhan SMP Swasta Tak Dapat Siswa, Begini Kebijakan yang Diterapkan Disdik Gunungkidul

Puluhan SMP Swasta Tak Dapat Siswa, Begini Kebijakan yang Diterapkan Disdik Gunungkidul

Sabtu, 12 Juli 2025
Tanggapan Bupati Gunungkidul Atas Penipuan yang Mencatut Namanya

Tanggapan Bupati Gunungkidul Atas Penipuan yang Mencatut Namanya

Sabtu, 12 Juli 2025
Lama Tak Ada Kabar, Ridwan Kamil Terekam Protes Pesawat Delay

Lama Tak Ada Kabar, Ridwan Kamil Terekam Protes Pesawat Delay

Sabtu, 12 Juli 2025
Klarifikasi Polres Depok Soal Kasus Curanmor di Rental PS Arafah : Pelaku Bukan ...

Klarifikasi Polres Depok Soal Kasus Curanmor di Rental PS Arafah : Pelaku Bukan ...

Sabtu, 12 Juli 2025
Naik Tipis! Ini Daftar Harga Emas Perhiasan Hari ini Sabtu 12 Juli 2025

Naik Tipis! Ini Daftar Harga Emas Perhiasan Hari ini Sabtu 12 Juli 2025

Sabtu, 12 Juli 2025
Wow, Harga Emas Antam Hari ini Sabtu 12 Juli 2025 Makin Meroket

Wow, Harga Emas Antam Hari ini Sabtu 12 Juli 2025 Makin Meroket

Sabtu, 12 Juli 2025
Seorang Pengendara Motor Meninggal Setelah Tabrak Truk yang Terparkir di Jalan Jogja-Wonosari

Seorang Pengendara Motor Meninggal Setelah Tabrak Truk yang Terparkir di Jalan Jogja-Wonosari

Sabtu, 12 Juli 2025
Dari 76 Pendaftar, 24 Pelajar Asal Gunungkidul Diterima di Sekolah Rakyat

Dari 76 Pendaftar, 24 Pelajar Asal Gunungkidul Diterima di Sekolah Rakyat

Jumat, 11 Juli 2025