Antisipasi Kenaikan Tarif Angkutan Umum, Pemprov DKI Siapkan Subsidi Transportasi Publik

HARIANE – Antisipasi kenaikan tarif angkutan umum, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria gelar rapat terkait antisipasi kenaikan harga BBM.

Kenaikan harga BBM dikarenakan tingginya inflasi global. Hal tersebut yang membuat Pemerintah harus melakukan perubahan harga.

Langkah antisipasi kenaikan tarif angkutan umum diperoleh dengan melakukan rapat oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Rapat antisipasi kenaikan harga BBM terhadap inflasi dan upaya pengendaliannya, dilakukan di Balai Kota pada Jumat, 9 September 2022.

BACA JUGA:  Tarif Transportasi Umum Naik Dampak Kenaikan Harga BBM, Menhub Segera Umumkan Rinciannya

Dalam rapat tersebut, Anies Baswedan menjelaskan bahwa gejolak ekonomi dunia telah berdampak bagi Indonesia, yang mengakibatkan keluarnya kebijakan penyesuaian harga BBM.

“Kita menyaksikan bahwa gejolak dunia mulai berdampak pada Indonesia. Ketika itu, Pemerintah mencoba menahan gejolak tersebut. Tetapi semua itu ada waktunya, ada batas anggarannya,” ucap Anies Baswedan.

“Sehingga gejala ini terus diperhatikan sejak quarter pertama, lalu kini masuk quarter ketiga, tekanannya semakin besar dan tak ada pilihan, kecuali melakukan penyesuaian harga salah satunya harga BBM,” sambung Anies Baswedan, dikutip dari Siaran Pers PPID Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Dikutip dari Siaran Pers PPID Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dapat diperoleh informasi terkait langkah antisipasi kenaikan tarif angkutan umum.

Antisipasi Kenaikan Tarif Angkutan Umum
Antisipasi Kenaikan Tarif Angkutan Umum: Pemprov DKI Siapkan PSO Transportasi Publik. (Sumber Foto: ppid.jakarta.go.id)