Berita , Headline

Buntut Kasus Penikaman di Korea Selatan, Muncul Puluhan Copycat Termasuk Remaja

profile picture Demi Anisatur Rohmah
Demi Anisatur Rohmah
Buntut Kasus Penikaman di Korea Selatan, Muncul Puluhan Copycat Termasuk Remaja
Kasus penikaman di Korea Selatan yang begitu mencekam, kini mulai banyak bermunculan pelaku copycat. (Ilustrasi: Pixabay/PublicDomainPictures)

HARIANE - Buntut kasus penikaman di Korea Selatan yang terjadi pada Kamis, 3 Agustus 2023 menjadi semakin mencekam.

Kasus penusukan di Korea Selatan yang melibatkan seorang pria yang mengendarai mobil ke trotoar dan menyerang orang-orang di sekitarnya secara brutal dengan sebuah pisau di Seongnam, Korea Selatan ini menyebabkan 14 orang terluka.

Kasus penusukan di tempat umum di Korea ini menjadi peristiwa yang dianggap serius di Negeri Gingseng saat ini.

Muncul Puluhan Ancaman Palsu Kasus Penikaman di Korea Selatan

Sejak kasus tersebut, setidaknya telah beredar 42 peringatan kejahatan serupa yang terdeteksi sebagai peniru pejahat atau copycat.

Ancaman perilaku kriminal copycat tersebut beredar di internet serta situs media sosial. 

Dilansir dari Yonhap News, kepolisian Korea Selatan telah menangkap total 30 orang yang bertanggung jawab dalam unggahan ancaman penikaman tersebut, termasuk remaja.

Jumat, 4 Agustus 2023 terdapat tiga orang yang ditahan di Seoul karena membuat ancaman kejahatan menyerupai tindak penikaman secara online.

buntut kasus penikaman di korea selatan, muncul puluhan copycat termasuk remaja
Lokasi pelaku melakukan penikaman terhadap orang acak di tempat umum di Seoul, Korea Selatan. (Foto: Reuters)

Bahkan ada seorang anak di bawah umur yang mengancam akan membunuh 5 orang di pintu masuk sekolah.

Ads Banner

BERITA TERKINI

Perintah Tunda Ikut Retret, Waketum Gerindra: Kepala Daerah Tidak Hanya Mewakili Satu Kelompok ...

Perintah Tunda Ikut Retret, Waketum Gerindra: Kepala Daerah Tidak Hanya Mewakili Satu Kelompok ...

Jumat, 21 Februari 2025 23:10 WIB
Pembukaan Sekolah Tani Nasional 2025, Budi Djiwandono: Petani Butuh Peremajaan

Pembukaan Sekolah Tani Nasional 2025, Budi Djiwandono: Petani Butuh Peremajaan

Jumat, 21 Februari 2025 22:23 WIB
Wamendagri Sebut Ada 47 Kepala Daerah Tak Hadir Tanpa Keterangan di Retreat Akmil ...

Wamendagri Sebut Ada 47 Kepala Daerah Tak Hadir Tanpa Keterangan di Retreat Akmil ...

Jumat, 21 Februari 2025 19:10 WIB
Jadi Bupati Sleman Didukung PDIP, Harda Kiswaya Tetap Berangkat Retret di Akmil Magelang

Jadi Bupati Sleman Didukung PDIP, Harda Kiswaya Tetap Berangkat Retret di Akmil Magelang

Jumat, 21 Februari 2025 18:36 WIB
Suasana di Akmil Magelang Jawa Tengah Jelang Retreat Kepala Daerah

Suasana di Akmil Magelang Jawa Tengah Jelang Retreat Kepala Daerah

Jumat, 21 Februari 2025 15:18 WIB
Cawe-Cawe Megawati Berlanjut, dari Era Jokowi ke Pemerintahan Prabowo

Cawe-Cawe Megawati Berlanjut, dari Era Jokowi ke Pemerintahan Prabowo

Jumat, 21 Februari 2025 15:17 WIB
Tingkatkan Pelayanan, KAI Commuter Luncurkan Kartu Disabilitas di Yogyakarta

Tingkatkan Pelayanan, KAI Commuter Luncurkan Kartu Disabilitas di Yogyakarta

Jumat, 21 Februari 2025 14:33 WIB
Nasib Kepala Daerah dari PDIP yang Sudah Tiba di Jogja, Hasto Wardoyo: Kita ...

Nasib Kepala Daerah dari PDIP yang Sudah Tiba di Jogja, Hasto Wardoyo: Kita ...

Jumat, 21 Februari 2025 14:20 WIB
Tunda Ikuti Retreat di Magelang, Bupati Gunungkidul: Kami Tegak Lurus Ketum Megawati

Tunda Ikuti Retreat di Magelang, Bupati Gunungkidul: Kami Tegak Lurus Ketum Megawati

Jumat, 21 Februari 2025 14:17 WIB
Megawati Larang Kepala Daerah PDIP Ikut Retret, Hasto Wardoyo Tunggu Klarifikasi

Megawati Larang Kepala Daerah PDIP Ikut Retret, Hasto Wardoyo Tunggu Klarifikasi

Jumat, 21 Februari 2025 12:40 WIB