Berita , Nasional

Kemenag Sikapi Perbedaan 1 Ramadhan 1445 H: Yang Beda Tak Perlu Disamakan

profile picture Tim Red 4
Tim Red 4
Kemenag Sikapi Perbedaan 1 Ramadhan 1445 H: Yang Beda Tak Perlu Disamakan
Menteri Agama sebut penetapan 1 Ramadhan 1445 H di Indonesia yang berbeda adalah hal yang biasa. (Ilustrasi: Pexels/Noor Aldin Alwan)

HARIANE - Pemerintah menetapkan 1 Ramadhan 1445 H jatuh pada Selasa, 12 Maret 2024 setelah melakukan sidang isbat di Kantor Kementerian Agama di Jakarta hari ini Minggu, 10 Maret 2024. 

Penentuan hari pertama puasa Ramadhan 2024 tersebut berdasarkan pengamatan hilal yang dinyatakan belum memenuhi syarat sesuai dengan kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).

"Sidang isbat secara mufakat menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1445 H jatuh pada hari Selasa tanggal 12 Maret 2024," terang Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas melalui konferensi pers hari ini. 

Yaqut menyampaikan, ketinggian hilal di seluruh Indonesia pada posisi minus 0 derajat dan 20,2 menit sampai  0 derajat 52,09 menit, dan elongasi 2 derajat 14,78 menit  hingga 2 derajat 41,48 menit. Hal tersebut belum memenuhi kriteria MABIMS yang telah disepakati yaitu tinggi hilal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

Penentuan tanggal 1 Ramadhan 2024 versi pemerintah ini berbeda dengan beberapa organisasi masyarakat Islam yang ada di Indonesia. 

Seperti diketahui, Muhammadiyah telah menetapkan hari pertama puasa Ramadhan 2024 jatuh pada Senin, 11 Maret 2024 dan telah mulai melaksanakan sholat Tarawih malam ini.

Menanggapi perbedaan tersebut, Menag menyampaikan bahwa perbedaan penetapan 1 Ramadhan adalah hal yang lumrah dan tetap harus dihormati.

"Namun kita tetap harus saling menghormati dan menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi sehingga tercipta suasana yang kondusif," ujar Menag. 

Hal senada juga disampaikan oleh KH Abdullah Zaidi selaku Ketua Majelis Ulama Indonesia yang juga hadir dalam konferensi pers. 

Ketua MUI mengatakan perbedaan penentuan 1 Ramadhan tidak perlu dibesar-besarkan dan harus dihormati. Ia pun mengajak umat Muslim untuk meningkatkan ibadah di bulan suci Ramadhan dengan puasa dan sedekah. 

Mengakhiri pengumuman 1 Ramadhan 1445 H, Menteri Agama mengajak masyarakat untuk sama-sama menjaga ketertiban dan keamanan selama bulan suci dengan menjunjung toleransi. 

"Mari kita jadikan bulan Ramadhan ini bulan penuh rahmat itu untuk saling mengintrospeksi diri sendiri, memperbanyak ibadah, dan kembali bergandengan tangan pasca kontestasi politik," terangnya. 

Ads Banner

BERITA TERKINI

Harga Emas Antam Hari ini Kamis 3 April 2025 Meroket, Naik Rp 17 ...

Harga Emas Antam Hari ini Kamis 3 April 2025 Meroket, Naik Rp 17 ...

Kamis, 03 April 2025
Pesona Wisata Pagi Gunungkidul, Hunting Sunrise di Gunung Ireng

Pesona Wisata Pagi Gunungkidul, Hunting Sunrise di Gunung Ireng

Kamis, 03 April 2025
Harga Emas Perhiasan Hari ini Kamis 3 April 2025 Naik atau Turun? Cek ...

Harga Emas Perhiasan Hari ini Kamis 3 April 2025 Naik atau Turun? Cek ...

Kamis, 03 April 2025
Bahaya Rip Current, Ini Spot yang Perlu Diwaspadai Wisatawan di Pantai Parangtritis Bantul

Bahaya Rip Current, Ini Spot yang Perlu Diwaspadai Wisatawan di Pantai Parangtritis Bantul

Kamis, 03 April 2025
18 Puskesmas di Jogja Beroperasi 24 Jam Selama Libur Lebaran, Berikut Daftarnya

18 Puskesmas di Jogja Beroperasi 24 Jam Selama Libur Lebaran, Berikut Daftarnya

Kamis, 03 April 2025
Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Masuk Parit di Jalan Jogja-Wonosari

Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Masuk Parit di Jalan Jogja-Wonosari

Rabu, 02 April 2025
Menjelajahi Padukuhan Wota-Wati di Sisi Timur Gunungkidul, Bak Tinggal di Kerajaan Majapahit

Menjelajahi Padukuhan Wota-Wati di Sisi Timur Gunungkidul, Bak Tinggal di Kerajaan Majapahit

Rabu, 02 April 2025
Mantap! Ini 6 Makanan Khas Palembang yang Disajikan saat Lebaran Idul Fitri

Mantap! Ini 6 Makanan Khas Palembang yang Disajikan saat Lebaran Idul Fitri

Rabu, 02 April 2025
Harga Emas Perhiasan Hari ini Rabu 2 April 2025, Cek Sebelum Beli

Harga Emas Perhiasan Hari ini Rabu 2 April 2025, Cek Sebelum Beli

Rabu, 02 April 2025
Bolehkah Puasa Syawal Tidak Berurutan atau Selang-Seling? Begini Hukumnya

Bolehkah Puasa Syawal Tidak Berurutan atau Selang-Seling? Begini Hukumnya

Rabu, 02 April 2025