Berita

Jelang Ramadhan 1445 H, Kemenag Batasi Volume Pengeras Suara di Masjid dan Mushola

profile picture Ima Rahma Mutia
Ima Rahma Mutia
ramadhan 1445 H
Kemenag terbitkan surat edaran untuk momen Ramadhan 1445 H. (Pexels/Manprit Kalsi)

HARIANE – Memasuki bulan suci ramadhan 1445 H, Kementerian Agama (Kemenag) mengeluarkan surat edaran yang salah satu poinnya berisi pedoman penggunaan pengeras suara di masjid dan mushola.

Surat edaran yang ditandatangani oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas pada 26 Februari 2024 juga membahas tentang adanya potensi perbedaan awal puasa.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, terdapat potensi perbedaan awal ramadhan 2024 antara sebagian ormas Islam, seperti NU, Muhammadiyah dan sejumlah jamaah tarekat lainnya.

Majlis Tarjih PP Muhammadiyah sudah menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1445 H jatuh pada Senin, 11 Maret 2024.

Sementara itu, pemerintah baru akan menetapkan kapan 1 Ramadhan setelah melakukan rukyatul hilal dan sidang isbat pada 10 Maret 2024 mendatang.

“Umat Islam diimbau untuk tetap menjaga ukhuwah islamiyah dan toleransi dalam menyikapi potensi perbedaan penetapan 1 Ramadhan 1445 Hijriah/2024 Masehi,” ujar Menag.

Aturan Pengeras Suara di Masjid dan Mushola selama Ramadhan 1445 H

Dalam surat edaran terbaru, Menag berpesan agar umat islam tetap berpedoman pada Surat Edaran menag Nomor 05 Tahun 2024 tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Mushola.

Dalam surat edaran tersebut disebutkan kalau volume pengeras suara di Masjid dan Mushola maksimal 100 dB.

Aturan tersebut menyangkut pelaksanaan shalat tarawih, tadarus Al Quran serta pengajian dengan menggunakan pengeras suara dalam.

Selain itu, Kemenag juga mengimbau agar takbiran malam Idul Fitri di masjid atau mushola yang menggunakan pengeras suara luar dilaksanakan sampai pukul 22.00 waktu setempat.

Demikian informasi terkait isi surat edaran Kemenag untuk bulan Ramadhan 1445 H. ****

1
Ads Banner

BERITA TERKINI

Deretan Tempat Makan Legendaris di Gunungkidul yang Patut Dicoba

Deretan Tempat Makan Legendaris di Gunungkidul yang Patut Dicoba

Kamis, 03 April 2025
Motif Pembunuhan Sadis di Cimahi, Jasad Membusuk dengan Gunting Tertancap di Leher

Motif Pembunuhan Sadis di Cimahi, Jasad Membusuk dengan Gunting Tertancap di Leher

Kamis, 03 April 2025
Jungwok Blue Ocean, Santorininya Gunungkidul yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Jungwok Blue Ocean, Santorininya Gunungkidul yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Kamis, 03 April 2025
Harga Emas Antam Hari ini Kamis 3 April 2025 Meroket, Naik Rp 17 ...

Harga Emas Antam Hari ini Kamis 3 April 2025 Meroket, Naik Rp 17 ...

Kamis, 03 April 2025
Pesona Wisata Pagi Gunungkidul, Hunting Sunrise di Gunung Ireng

Pesona Wisata Pagi Gunungkidul, Hunting Sunrise di Gunung Ireng

Kamis, 03 April 2025
Harga Emas Perhiasan Hari ini Kamis 3 April 2025 Naik atau Turun? Cek ...

Harga Emas Perhiasan Hari ini Kamis 3 April 2025 Naik atau Turun? Cek ...

Kamis, 03 April 2025
Bahaya Rip Current, Ini Spot yang Perlu Diwaspadai Wisatawan di Pantai Parangtritis Bantul

Bahaya Rip Current, Ini Spot yang Perlu Diwaspadai Wisatawan di Pantai Parangtritis Bantul

Kamis, 03 April 2025
18 Puskesmas di Jogja Beroperasi 24 Jam Selama Libur Lebaran, Berikut Daftarnya

18 Puskesmas di Jogja Beroperasi 24 Jam Selama Libur Lebaran, Berikut Daftarnya

Kamis, 03 April 2025
Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Masuk Parit di Jalan Jogja-Wonosari

Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Masuk Parit di Jalan Jogja-Wonosari

Rabu, 02 April 2025
Menjelajahi Padukuhan Wota-Wati di Sisi Timur Gunungkidul, Bak Tinggal di Kerajaan Majapahit

Menjelajahi Padukuhan Wota-Wati di Sisi Timur Gunungkidul, Bak Tinggal di Kerajaan Majapahit

Rabu, 02 April 2025