Update Krisis Ekonomi di Inggris Semakin Parah, Jutaan Warga Rela Tak Makan Demi Bayar Tagihan Listrik

HARIANE – Kondisi terkini terkait krisis ekonomi di Inggris dikabarkan sudah masuk ke tahap yang semakin parah.

Pasalnya, krisis ekonomi di Inggris ini telah memberikan dampak yang besar dalam beban biaya hidup bagi warga Inggris.

Lantas dampak seperti apa yang dialami warga selama krisis ekonomi di Inggris? 

BACA JUGA:  Ratu Elizabeth II Meninggal Dunia, Seluruh Pertandingan Sepak Bola di Inggris Ditunda

Dampak Krisis Ekonomi di Inggris

Jumat, 23 September 2022 dilansir dari laman The Guardian, saat ini banyak warga Inggris yang tidak memiliki ruang untuk mengalokasikan anggaran mengatasi kenaikan harga energi. 

Laporan dari Money Advice Trust menyebut, untuk mengatasi kenaikan harga, setidaknya ada 41% kelompok rumah tangga harus memotong semua pengeluaran yang tidak penting.

Penelitian pun menunjukkan bahwa, kenaikan harga energi yang dialami Inggris ini membuatnya menjadi tidak terjangkau bagi jutaan warga Inggris. 

Sehingga kenaikan harga energi tersebut menyebabkan 10,7 juta warga Inggris mengalami kenaikan tagihan listrik sebesar 100 poundsterling lebih sejak April 2022.

Adapun upaya yang dilakukan warga Inggris untuk mengatasi kenaikan harga energi selama krisis ekonomi, yaitu: 

Warga Rela Tidak Makan Demi Membayar Tagihan Listrik

Krisis biaya hidup di Inggris yang semakin parah ini menyebabkan 5,6 juta warga Inggris rela tidak atau mengurangi makan dalam kurun waktu tiga bulan terakhir agar bisa membayar tagihan listrik yang melonjak tinggi.

Di mana berdasarkan laporan dari Money Advice Trust, 20% orang dewasa Inggris atau sekitar 10,9 juta orang telah menunggak biaya tagihan listrik.