HARIANE – Jelang bulan suci Ramadhan 2025, ada banyak pertanyaan yang muncul terkait dengan ibadah, salah satunya yaitu sah atau tidak jika seseorang lupa baca niat puasa.
Apalagi dalam agama Islam, saat seseorang menjalan ibadah wajib hukumnya untuk membaca niat karena termasuk rukun puasa.
Lantas, jika seseorang lupa baca niat hingga lewat waktu imsak, apakah puasanya tidak sah? Apakah ada solusi untuk permasalahan tersebut?
Niat Puasa Menurut 4 Mazhab
Terkait dengan niat puasa Ramadhan, menurut tiga mazhab yaitu Hanafi, Syafi’i dan Hambali, wajib mengulangi niat setiap hari.
Sementara menurut Imam Malikiyah, umat Islam boleh niat puasa Ramadhan sekali untuk satu bulan penuh. Dengan syarat, niat puasa sebulan penuh itu dibaca pada malam pertama bulan Ramadhan.
Yang perlu diingat, mayoritas muslim di Indonesia menganut mazhab Imam Syafi’i. Sehingga masyarakat muslim, rata-rata mengulang niat setiap harinya selama puasa Ramadhan.
Solusi Lupa Baca Niat Puasa
Terkait permasalahan lupa baca niat puasa, para kyai dan masyayikh rupanya memiliki dua solusi agar ibadah puasa tetap sah.
Solusi pertama yaitu dengan berniat taqlid atau mengikuti Imam Maliki yang membaca niat puasa untuk satu bulan penuh pada malam pertama bulan Ramadhan.
Hanya saja, meskipun sudah bertaqlid kepada Imam Maliki, namun bukan berarti muslim di Indonesia dengan sengaja tidak berniat setiap harinya.
Mereka tetap diwajibkan untuk niat setiap hari, karena taqlid kepada Imam Maliki tersebut sifatnya sebagai solusi supaya puasanya tetap sah saat benar-benar lupa membaca niat.