Berita

Masa Tunggu Haji di Gunungkidul Capai 34 Tahun

profile picture RAMADHANI
RAMADHANI
Masa Tunggu Haji di Gunungkidul Capai 34 Tahun
Ilustrasi haji. Foto : ( google/web.pusat studi islam dan kenegaraan indonesia).

HARIANE - Kemenag Kabupaten Gunungkidul menyebut masa tunggu atau antrian daftar keberangkatan haji mencapai 34 tahun. hal ini karena kuota yang tersedia untuk DIY khususnya Gunungkidul terbatas, sedangkan warga yang berkeinginan untuk menunaikan ibadah haji jumlahnya banyak.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kemenag Gunungkidul, Taufik Ahmad Saleh mengungkapkan, saat ini daftar tunggu atau antrian keberangkatan haji di Kabupaten Gunungkidul mencapai 34 tahun lamanya. Para calon jamaah ini harus bersabar menunggu antrian yang sangat panjang tersebut.

Berdasarkan data yang ada di Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Gunungkidul, sampai dengan sekarang ini tercatat 5000 orang yang telah mendaftarkan diri untuk menunaikan ibadah haji.

“Iya 34 tahun masa tunggunya, lumayan atau bahkan sangat panjang memang,” terang Taufik Ahmad Saleh, saat dikonfirmasi, Selasa (21/05/2024).

Lebih lanjut ia mengatakan, Kemenag Gunungkidul menghimbau bagi yang memiliki finansial lebih dan telah memiliki keinginan untuk menunaikan ibadah haji disarankan untuk mendaftar sejak dini.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Kemenag Gunungkidul, Sya’ban Nuroni .Salah satu solusi agar keberangkatan haji di usia yang masih produktif adalah dengan mendaftarkan diri di usia dini. Tentunya hal tersebut disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.

Lamanya masa tunggu atau antrian keberangkatan haji ini, karena adanya sejumlah factor seperti kuota yang terbatas. Kondisi semacam ini tidak hanya terjadi di Gunungkidul melainkan hampir di seluruh daerah di Indonesia.

“Kondisi demikian tidak hanya terjadi di Gunungkidul, tapi di seluruh daerah. Kabupaten kota di DIY rerata 32 sampai 34 tahun masa tunggunya,” papar Sya’ban Nuroni

“Lamanya masa tunggu ini harapan kami juga dicermati oleh masyarakat ya. Berhati-hati bila ada tawaran dari agensi untuk melaksanakan haji dengan antrian yang singkat dan biaya yang murah,” jelas dia.

Sebagaimana diketahui, tahun 2024 ini ada 320 calon jamaah haji dari Kabupaten Gunungkidul yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada 25 Mei 2024.

Dari jumlah tersebut ada 2 orang yang gagal berangkat bersama kloter 52 SOC sebab ada 1 calon jamaah haji yang sakit stroke sehingga harus menunda keberangkatan dan melakukan pemulihan terlebih dahulu.

Sedangkan 1 calon jamaah haji melakukan mutasi ke kloter lain dari Kabupaten Kudus Jawa Tengah bergabung dengan keluarganya.

Ads Banner

BERITA TERKINI

Latih Keterampilan Siswa, SMK di Gunungkidul Gelar Parade Sound

Latih Keterampilan Siswa, SMK di Gunungkidul Gelar Parade Sound

Rabu, 12 Juni 2024 22:01 WIB
Presiden Jokowi Beli Sapi Kurban Milik Warga Sleman, Bobotnya 828 Kg Seharga Rp ...

Presiden Jokowi Beli Sapi Kurban Milik Warga Sleman, Bobotnya 828 Kg Seharga Rp ...

Rabu, 12 Juni 2024 19:50 WIB
Apes, Niat Kembalikan HP Temuan, Pemuda Asal Kretek Bantul Malah Dikeroyok Pakai Sajam

Apes, Niat Kembalikan HP Temuan, Pemuda Asal Kretek Bantul Malah Dikeroyok Pakai Sajam

Rabu, 12 Juni 2024 19:10 WIB
Pemkab Sleman Komitmen Dukung Intervensi Stunting Serentak

Pemkab Sleman Komitmen Dukung Intervensi Stunting Serentak

Rabu, 12 Juni 2024 18:31 WIB
Sleman School Expo Jenjang SD Digelar, Bupati Sleman Dorong Peningkatan Potensi dan Kualitas ...

Sleman School Expo Jenjang SD Digelar, Bupati Sleman Dorong Peningkatan Potensi dan Kualitas ...

Rabu, 12 Juni 2024 17:58 WIB
Soroti Polwan Bakar Suami, Menko PMK: Judi Online Sangat Membahayakan

Soroti Polwan Bakar Suami, Menko PMK: Judi Online Sangat Membahayakan

Rabu, 12 Juni 2024 17:39 WIB
Ramai Petisi Beach Club Raffi Ahmad, Begini Tanggapan Bupati Gunungkidul

Ramai Petisi Beach Club Raffi Ahmad, Begini Tanggapan Bupati Gunungkidul

Rabu, 12 Juni 2024 16:51 WIB
20 Kasus Leptospirosis Ditemukan di Kabupaten Sleman, Dinkes Imbau Masyarakat Terapkan PHBS

20 Kasus Leptospirosis Ditemukan di Kabupaten Sleman, Dinkes Imbau Masyarakat Terapkan PHBS

Rabu, 12 Juni 2024 15:04 WIB
5 Remaja yang Hina dan Bikin Lelucon Soal Anak Palestina Akhirnya Minta Maaf

5 Remaja yang Hina dan Bikin Lelucon Soal Anak Palestina Akhirnya Minta Maaf

Rabu, 12 Juni 2024 15:01 WIB
Libatkan Ribuan Warga, Pengerjaan Program Padat Karya Disnakertrans Bantul Dimulai Hari Ini

Libatkan Ribuan Warga, Pengerjaan Program Padat Karya Disnakertrans Bantul Dimulai Hari Ini

Rabu, 12 Juni 2024 14:19 WIB