Mengenal Kampung Angkringan Klaten yang mayoritas warganya berjualan angkringan. (Foto : Youtube/Catatan Langkah)
HARIANE - Kampung Angkringan Klaten memiliki nilai wisata sejarah kuliner yang menarik di salah satu kabupaten di Jawa Tengah tersebut.Bagi wisatawan atau perantau yang menyukai sejarah sekaligus kuliner mengenal Kampung Angkringan Klaten menjadi pilihan yang tepat.Tidak hanya mengobati rasa penasaran dan rindu kampung halaman, mengenal Kampung Angkringan Klaten juga bisa menjadi salah satu cara menikmati kuliner dengan harga sangat terjangkau.
Museum Angkringan Klaten menempati rumah warga yang kosong. (Foto : Youtube/Catatan Langkah)Dilansir dari akun Instagram Kominfo Klaten (@kominfo.klaten) terkait Kampung Sejarah Angkringan di Sawit, Ngerangan, Bayat, Klaten.Desa tersebut menjadi angkringan karena mayoritas warga memiliki usaha angkringan yang buka pada pagi hingga malam hari.Ketika memasuki desa terdapat monumen angkringan pikul yang sudah ada sejak 2021 dengan memanfaatkan rumah warga yang kosong yang akhirnya menjadi museum.Saat di dalam museum pengunjung akan mengetahui sejarah awal angkringan yang berawal dari terikan tumbu, angkringan pikul hingga gerobak angkringan yang dilengkapi dengan perlengkapan masak seperti anglo, ceret, dan lain-lain.Nampak dalam Museum Angkringan Klaten. (Youtube/Catatan Langkah)Desain museum tersebut tidak lepas dari pajangan yang menginformasikan asal-usul angkringan termasuk tokoh sejarah angkringan diantaranya Karso Djukut, Wono, dan Wiryo Je.Jam kunjung mulai dari pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB tanpa harus membeli tiket masuk.