Akibat Kacaunya Penjualan Tiket Tur, Penggemar Taylor Swift Gugat Ticketmaster

HARIANE – Sebanyak 26 penggemar Taylor Swift gugat Ticketmaster.

Para penggemar Taylor Swift gugat Ticketmaster pada Jumat, 2 Desember 2022 yang lalu.

Penggemar Taylor Swift gugat Ticketmaster karena perusahaan induk tersebut melakukan tindakan anti persaingan dan penipuan beberapa minggu setelah penjualan tiket yang kacau dan penuh kesalahan untuk tur mendatang.

BACA JUGA:  Lirik Lagu Anti Hero Taylor Swift yang Trending 6 di Youtube Musik, Menceritakan Kegelisahan Terkait Hal-hal pada Diri Sendiri

Keluhan setebal 33 halaman, diajukan ke Pengadilan Tinggi California di Los Angeles County.

Awal Mula Penggemar Taylor Swift Gugat Ticketmaster

Keluhan tersebut datang setelah Ticketmaster membatalkan penjualan tiket publik bulan lalu untuk Tur Eras Ms. Swift.

Ada 52 pertunjukan yang dijadwalkan yang akan dimulai pada bulan Maret. 

Kemarahan yang dihasilkan dari para penggemar mendorong seruan dari anggota parlemen untuk membubarkan penggabungan Ticketmaster dan Live Nation pada tahun 2010 itu.

Keluhan tersebut menuduh Ticketmaster melakukan perilaku anti persaingan, dengan mengatakan bahwa perusahaan telah lama mengabadikan skema dengan memaksa penggemar untuk menggunakannya secara eksklusif untuk harga pra penjualan dan penjualan yang lebih tinggi dari harga pasar.

Ticketmaster juga memaksa pembeli menggunakan platform yang dioperasikannya untuk penjualan kembali tiket, yang disebut Pertukaran Tiket Sekunder.

Hal itu digunakan untuk mendapatkan biaya dan keuntungan di atas apa yang dapat diperolehnya di pasar.

Perilaku anti persaingan tersebut dinilai sangat merugikan penggemar dan pasar tiket.

Penggemar yang mencoba membeli tiket selama presale pada pertengahan November dilaporkan harus menunggu dalam antrian selama berjam-jam atau akan diblokir dari penjualan online. 

HARIANE.COM menerima rilis dan artikel serta karya fiksi untuk diterbitkan. Dikirimkan malalui email: redaksihariane@gmail.com