Sakit Pinggang Jadi Gejala Umum Pasien Omicron di Afrika Selatan

hariane.com – Para ahli medis dan peneliti kesehatan terus berupaya menemukan gejala-gejala Omicron yang belum terdeteksi. Pasalnya, varian baru Covid-19 yang diyakini menyebar 70 kali lebih cepat dari varian Delta ini diduga memiliki gejala berbeda dengan varian sebelumnya.

Mutasi Virus Covid-19 ini telah membuat para tenaga medis di berbagai negara kewalahan. Sebab, selain menyebar lebih cepat, gejala-gejala orang yang terinfeksi Omicron juga lebih sulit dideteksi.

BACA JUGA: Omicron Menyebar Sangat Cepat, Jangan Anggap Remeh

Ahli dari Covid Zoe app yang bermarkas di Inggris, Profesor Tim Spector beberapa waktu lalu mengatakan, gejala Omicron berbeda dengan varian Covid-19 sebelumnya. Pengidap Covid-19 biasanya diketahui dari beberapa gejala seperti batuk yang terus-menerus hingga kehilangan kemampuan mencium dan mencicipi.

Meski gejala-gejala itu tidak boleh diacuhkan, Profesor Spector tetap mengingatkan tentang kemungkinan gejala lain yang belum terdeteksi sebelumnya.

BACA JUGA: Tidak Main-main, Begini Perintah Sri Sultan HB X Mencegah Omicron Masuk Jogja

“Gejala Omicron mungkin lebih mirip dengan gejala yang timbul setelah divaksin dengan varian Delta,” ujarnya.

Dilansir dari MyLondon.news, para pakar di Inggris, mengatakan jika gejala umum Omicron meliputi demam, gatal di tenggorokan, bersin disertai sakit kepala dan hidung berlendir.

Beberapa pakar lain mengatakan sakit tenggorokan dan berkeringat di malam hari merupakan bagian dari gejala Omicron.

BACA JUGA: Kasus Pertama Omicron di Indonesia, Masyarakat Jangan Panik dan Jangan Dulu Liburan ke Luar Negeri

HARIANE.COM menerima rilis dan artikel serta karya fiksi untuk diterbitkan. Dikirimkan malalui email: redaksihariane@gmail.com