Berita

Pernah Miskin, Inilah Sumber Kekayaan Qatar yang Membuat Negara Tersebut Jadi Jutawan dalam Semalam

profile picture Ima Rahma Mutia
Ima Rahma Mutia
Pernah Miskin, Inilah Sumber Kekayaan Qatar yang Membuat Negara Tersebut Jadi Jutawan dalam Semalam
Pernah Miskin, Inilah Sumber Kekayaan Qatar yang Membuat Negara Tersebut Jadi Jutawan dalam Semalam
HARIANE – Sejak ditetapkannya sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022, sumber kekayaan Qatar menjadi hal yang membuat masyarakat dunia penasaran.
Apalagi sumber kekayaan Qatar mampu mengubah nasib negara kecil yang dulunya miskin tersebut menjadi salah satu negara terkaya saat ini.
Lantas apa sumber kekayaan Qatar yang mampu mengubah negara yang dulunya miskin menjadi kaya raya? Simak ulasan selengkapnya dibawah ini.

Sumber Kekayaan Qatar

Qatar menjadi sorotan tajam berbagai media didunia saat ini lantaran didapuk menjadi tuan rumah FIFA World Cup 2022.
Selain berbagai aturan kontroversial yang diterapkan selama Piala Duni 2022 berlangsung, opening ceremony FIFA World Cup 2022 yang dilaksanakan pada Minggu, 20 November 2022 juga nyatanya berhasil membuat nama Qatar makin berkibar.
BACA JUGA :
Qatar Tersingkir dari Piala Dunia 2022 Usai Kalah dari Senegal, Jadi Tuan Rumah Pertama yang Gugur Paling Awal dalam Sejarah
FIFA World Cup 2022 yang dibuka dengan lantunan ayat suci AlQuran dari seorang hafidz bernama Ghanim Al Muftah yang didampingi oleh selebriti dunia Morgan Freeman nyatanya berhasil menyedot perhatian masyarakat dunia.
Tidak hanya itu saja, berbagai kemewahan yang dipamerkan kepada dunia melalui ajang bergengsi Piala Dunia 2022 nyatanya membuat banyak masyarakat berdecak kagum dan bertanya-tanya dari mana sumber kekayaan Qatar.
sumber kekayaan Qatar
Letak negara Qatar yang berbatasan dengan Arab Saudi dan Teluk Persia. (Pexels/Lara Jameson)
Tapi siapa sangka, negara dengan luas 11.580 kilometer persegi yang terletak di semenanjung kecil dan berbatasan langsung dengan Teluk Persia serta Arab Saudi tersebut dulunya adalah negara miskin.
Dilansir dari kanal Youtube Daftar5, awal tahun 1900-an saat Qatar masih dibawah naungan negara Inggris, sumber pendapatan negara tersebut sebagian besar berasal dari laut.
Sebagian besar warganya berprofesi sebagai nelayan dan penambang mutiara laut. Namun ketika Jepang muncul dengan budidaya mutiaranya, industri mutiara Qatar perlahan runtuh.
Ads Banner

BERITA TERKINI

Aksi Pencurian Beras Zakat Fitrah di Gunungkidul Terekam CCTV, Pelaku Merupakan Warga Setempat

Aksi Pencurian Beras Zakat Fitrah di Gunungkidul Terekam CCTV, Pelaku Merupakan Warga Setempat

Jumat, 28 Maret 2025
Dishub Gunungkidul Gelar Ramp Check Angkutan Umum untuk Lebaran, Ini Hasilnya

Dishub Gunungkidul Gelar Ramp Check Angkutan Umum untuk Lebaran, Ini Hasilnya

Jumat, 28 Maret 2025
Layanan Publik di Sleman Tidak Libur Selama Lebaran, Disdukcapil Buka Pelayanan Terbatas

Layanan Publik di Sleman Tidak Libur Selama Lebaran, Disdukcapil Buka Pelayanan Terbatas

Kamis, 27 Maret 2025
Ratusan Tenaga Kebersihan Disiapkan, Layanan Penyapuan dan Pengangkutan Sampah di Jogja Tak Diliburkan ...

Ratusan Tenaga Kebersihan Disiapkan, Layanan Penyapuan dan Pengangkutan Sampah di Jogja Tak Diliburkan ...

Kamis, 27 Maret 2025
KAI Daop 6 Yogyakarta Siagakan Pos Kesehatan di 3 Stasiun

KAI Daop 6 Yogyakarta Siagakan Pos Kesehatan di 3 Stasiun

Kamis, 27 Maret 2025
Catet! Ini Jalur Alternatif di Bantul Selama Libur Lebaran 2025 untuk Hindari Macet

Catet! Ini Jalur Alternatif di Bantul Selama Libur Lebaran 2025 untuk Hindari Macet

Kamis, 27 Maret 2025
Dinkes Bantul Pastikan Masyarakat Tetap Bisa Akses Layanan Puskesmas Selama Libur Lebaran

Dinkes Bantul Pastikan Masyarakat Tetap Bisa Akses Layanan Puskesmas Selama Libur Lebaran

Kamis, 27 Maret 2025
Pasar Argosari Gunungkidul Sepi Jelang Lebaran, Ini Penjelasan Dinas Perdagangan

Pasar Argosari Gunungkidul Sepi Jelang Lebaran, Ini Penjelasan Dinas Perdagangan

Kamis, 27 Maret 2025
Cerita Pedagang di Pasar Argosari Gunungkidul, Lebaran Tinggal Menghitung Hari Kondisi Justru Sepi

Cerita Pedagang di Pasar Argosari Gunungkidul, Lebaran Tinggal Menghitung Hari Kondisi Justru Sepi

Kamis, 27 Maret 2025
Pembatasan Angkutan Barang di Gunungkidul Mulai Diberlakukan, Ini Kriteria yang Boleh Melintas

Pembatasan Angkutan Barang di Gunungkidul Mulai Diberlakukan, Ini Kriteria yang Boleh Melintas

Kamis, 27 Maret 2025