11 Fakta Tahun Baru Imlek: Mengapa Identik dengan Warna Merah?

HARIANE – Artikel berikut akan membahas mengenai sejumlah fakta Tahun Baru Imlek yang akan jatuh pada Minggu, 22 Januari 2023.

Salah satu fakta Tahun Baru Imlek yakni area pertokoan atau rumah-rumah akan didominasi oleh hiasan berwarna merah.

Selain warna merah, fakta Tahun Baru Imlek dirayakan menurut kalender lunar Cina.

11 Fakta Tahun Baru Imlek yang Harus Diketahui

BACA JUGA:  6 Alasan Mengunjungi Museum RA Kartini Jepara di Hari Kartini 21 April, Ada Joko Tuo Si Ikan Raksasa

Tahun Baru Imlek adalah perayaan terpenting bagi warga Tiongkok.

Perayaan ini menandai awal musim semi dan awal tahun baru menurut kalender Cina, menurut China Highlights.

Festival ini umumnya dirayakan di dalam negeri, tapi kebanyakan negara tetangga dan kelompok etnis yang berasal dari Tiongkok juga akan ikut merayakan.

Berikut fakta-fakta lain mengenai perayaan yang berasal dari Tiongkok ini.

1. Alasan Dirayakannya Tahun Baru Imlek

Dalam suatu legenda perayaan ini berasal dari pertempuran kuno melawan Nian, binatang buas mengerikan yang menyerang manusia dan memakan anak-anak.

Untuk mengusir binatang tersebut, orang-orang menyalakan kembang api dan petasan.

Tradisi tersebut pun masih berlanjut hingga saat ini.

Alasan lainnya adalah perayaan ini dilakukan untuk menandai dimulainya tahun baru.

Selain kedua alasan diatas, pada perayaan tahun baru ini dimaksudkan agar petani dan pekerja beristirahat sejenak dari kerja keras mereka selama setahun.

Liburan panjang yang dilakukan akan membuat tubuh memiliki cukup istirahat dan segar untuk kembali beraktivitas.

2. Berapa Lama Perayaan Imlek?

Perayaan Imlek sendiri secara tradisional berlangsung selama 16 hari, mulai dari malam tahun baru hingga festival lampion.

3. Cara Merayakan

Dalam perayaan ini hal yang terpenting adalah makan malam bersama. Dimana keluarga besar akan berkumpul di sekeliling meja yang berisikan makanan keberuntungan seperti ikan dan pangsit.

HARIANE.COM menerima rilis dan artikel serta karya fiksi untuk diterbitkan. Dikirimkan malalui email: redaksihariane@gmail.com