Berita , D.I Yogyakarta

Angkat Isu Persoalan Sampah di Jogja, TPS ini Dihias Pakai Barang-barang Bekas

profile picture Yohanes Angga
Yohanes Angga
Angkat Isu Persoalan Sampah di Jogja, TPS Ini Dihias Pakai Barang-barang Bekas
Angkat Isu Persoalan Sampah di Jogja, TPS Ini Dihias Pakai Barang-barang Bekas. Foto/Yohanes Demo.

HARIANE - Beragam keunikan dengan tema-tema menarik banyak disiapkan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pemilu 2024 kali ini. Tujuannya untuk menarik minat warga datang ke TPS menggunakan hak pilihnya. Tema-tema tersebut sengaja disiapkan agar warga tidak jenuh menunggu antrean pencoblosan.

Keunikan itu juga tampak terlihat di TPS 14 yang ada di Dusun Dipoyudan, Kelurahan Ngampilan, Kapanewon Ngampilan, Kota Yogyakarta. Bedanya, warga menghiasi lokasi TPS dengan properti yang terbuat dari sampah-sampah bekas.

Koordinator tim pendukung TPS 14 Dimas Arifin Hamsyah mengatakan, pada pemilu kali ini, para pemuda memilih untuk mengangkat isu sampah yang saat ini masih menjadi topik hangat di Yogyakarta. 

TPS 14 ini didekorasi dengan macam-macam jenis sampah bekas mulai dari botol air mineral, sampah organik hingga ranting-ranting pohon. Selain itu, ada pula mural berisi pesan-pesan.

Seperti misalnya, di dinding belakang bilik suara tertulis mural 'Wilayahe resik rejekine asik, pilih sing becik negarane apik (wilayahnya bersih rezekinya asik, pilihannya baik negaranya baik).

"Memang sebetulnya kita mengangkat lingkungan, tapi kalau tema lingkungan kan masih umum kemudian kita lebih kerucutkan terkait masalah sampah karena memang sampah di kota Jogja khususnya baru menjadi isu strategis," kata dia, Rabu, 14, Februari, 2024.

Dia dan pemuda-pemudi tim pendukung TPS memang sengaja memilih tema sampah. Tujuannya, untuk memberikan pesan moral kepada warga masyarakat agar tergerak ikut mengatasi persoalan lingkungan yang ada di Kota Yogyakarta.

"Harapannya kita bisa memicu warga yang lain untuk bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan penanganan sampah atau pengelolaan sampah," imbuhnya.

Arif menyebutkan dibutuhkan waktu dua hari untuk membuat dekorasi bertema darurat sampah ini. Warga dan para pemuda menggunakan waktu senggangnya dalam mengerjakan persiapan TPS.

Selain dekorasi sampah, petugas TPS hanya menggunakan pakaian-pakaian seadanya. Hal itu dimaksudkan untuk menunjukkan keseharian warga saat menjalankan aktivitasnya.

"Teman-teman ini menggunakan pakaian yang nuwun sewu ini bukan tidak pantas tapi memang konsepnya seperti itu, inilah kehidupan masyarakat sehari-hari," tuturnya.

Bahkan, kata dia, wilayah Dipoyudan bukan hanya sekali ini saja membuat dekorasi unik. Sebelumnya, pada Pemilu 2009 mereka menggunakan pakaian wayang, kemudian tahun 2014 menggunakan seragam SD dengan pesan sekolah demokrasi. Lalu 2019 dengan tema tempat pusing sementara. 

Ads Banner

BERITA TERKINI

Cegah Politik Uang di Pilkada 2024, Bawaslu Bantul Gandeng Karang Taruna

Cegah Politik Uang di Pilkada 2024, Bawaslu Bantul Gandeng Karang Taruna

Jumat, 19 April 2024 05:17 WIB
Resmi Tersangka, Pengendara Fortuner Arogan Terancam Hukuman 6 Tahun Penjara

Resmi Tersangka, Pengendara Fortuner Arogan Terancam Hukuman 6 Tahun Penjara

Jumat, 19 April 2024 04:53 WIB
Peluang Timnas Indonesia Lolos 16 Besar Piala Asia U23 Qatar 2024, Wajib Menang ...

Peluang Timnas Indonesia Lolos 16 Besar Piala Asia U23 Qatar 2024, Wajib Menang ...

Kamis, 18 April 2024 23:02 WIB
Hasil Pertandingan Indonesia U23 vs Australia U23, Sundulan Komang Teguh Bawa Kemenangan Bagi ...

Hasil Pertandingan Indonesia U23 vs Australia U23, Sundulan Komang Teguh Bawa Kemenangan Bagi ...

Kamis, 18 April 2024 22:42 WIB
Bobol Rumah Warga Kasihan Bantul, Perempuan Asal Cianjur Curi Uang Rp 81 Juta

Bobol Rumah Warga Kasihan Bantul, Perempuan Asal Cianjur Curi Uang Rp 81 Juta

Kamis, 18 April 2024 19:21 WIB
Gasak Uang Tunai RP 100 Juta, Seorang Wanita Masuk Bui

Gasak Uang Tunai RP 100 Juta, Seorang Wanita Masuk Bui

Kamis, 18 April 2024 18:28 WIB
Bawa Celurit dan Molotov, 5 Remaja Diamankan Polisi

Bawa Celurit dan Molotov, 5 Remaja Diamankan Polisi

Kamis, 18 April 2024 18:14 WIB
Angka Gejala Depresi Mahasiswa Program Dokter Spesialis Tinggi, UGM Rutin Cek Kesehatan Mental

Angka Gejala Depresi Mahasiswa Program Dokter Spesialis Tinggi, UGM Rutin Cek Kesehatan Mental

Kamis, 18 April 2024 17:57 WIB
Peringati Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-108, Pemkab Gelar Khitanan Massal di Puskesmas Godean ...

Peringati Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-108, Pemkab Gelar Khitanan Massal di Puskesmas Godean ...

Kamis, 18 April 2024 17:20 WIB
Pemkab Sleman Dorong Perluasan Program Percepatan Penurunan Stunting

Pemkab Sleman Dorong Perluasan Program Percepatan Penurunan Stunting

Kamis, 18 April 2024 16:49 WIB