BMKG: Gempa Susulan Cianjur 117 Kali, Warga Lereng dan Bantaran Sungai Diminta Waspada

HARIANE – Gempa susulan Cianjur tercatat terjadi sebanyak 117 kali per Selasa, 22 November 2022 pukul 06.00 WIB, data menurut BMKG.

Gempa susulan Cianjur diketahui memiliki kekuatan paling besar adalah 4,2 SR dan yang terkecil adalah 1,5 SR. BMKG masih memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada dengan gempa susulan yang masih terus terjadi.

Dengan risiko gempa susulan Cianjur yang bisa berpotensi membahayakan pasca gempa 5,6 SR Senin, 22 November 2022 lalu, BMKG meminta warga yang tinggal di wilayah lereng dan juga bantaran sungai agar ekstra waspada.

Hal tersebut lantaran gempa Cianjur bisa menyebabkan tanah longsor, ditambah dengan cuaca yang memasuki musim hujan sehingga menimbulkan risiko menjadi banjir.

BACA JUGA:  Kebakaran di Karawang Hari Ini 3 Agustus 2022, Sebuah Kios Fotokopi Terbakar Hebat

Gempa Susulan Cianjur Jawa Barat Masih Terjadi, BMKG Imbau Warga Jangan Kembali ke Rumah

gempa susulan Cianjur
BMKG peringatkan bahaya collateral hazard berupa tanah longsor dan banjir. (Foto: Twitter/NinnaBiography)

Melalui siaran pers BMKG, diimbau kepada masyarakat yang menjadi korban gempa bumi Cianjur Jawa Barat hari Senin lalu agar mewaspadai potensi bencana tanah longsor dan banjir yang menjadi collateral hazard setelah gempa 5,6 SR kemarin.

Peringatan ini diberikan terutama warga Cianjur yang tinggal di daerah lereng-lereng perbukitan atau dekat dengan daerah aliran sungai.

Menurut Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, gempa utama dan gempa susulan Cianjur bisa menyebabkan lereng bukit menjadi rapuh. Ditambah dengan cuaca hujan, hal ini akan membuat risiko tanah longsor dan banjir makin besar.

HARIANE.COM menerima rilis dan artikel serta karya fiksi untuk diterbitkan. Dikirimkan malalui email: redaksihariane@gmail.com