Berita

Inilah 5 Fakta Unik Pemerintahan Marcos di Filipina, Memulai Lembaran Baru Setelah Digulingkan

profile picture Fadila Nur
Fadila Nur
Inilah 5 Fakta Unik Pemerintahan Marcos di Filipina, Memulai Lembaran Baru Setelah Digulingkan
Inilah 5 Fakta Unik Pemerintahan Marcos di Filipina, Memulai Lembaran Baru Setelah Digulingkan
HARIANE - Setelah terpilih menjadi presiden di beberapa waktu lalu, pemerintahan Marcos di Filipina mulai berjalan setelah dilantik pada hari Kamis, 30 Juni 2022 lalu.
Pemerintahan Marcos di Filipina pada tahun 2022 ini merupakan lembaran baru bagi keluarga Marcos untuk duduk di pemerintahan setelah digulingkan rakyat 36 tahun yang lalu tepatnya pada tahun 1986.
Kembalinya pemerintahan Marcos di Filipina merupakan bukti keberhasilan keluarga Marcos untuk mendapatkan kembali kursi kepresidenan dan mengubah citranya setelah diusir dari Filipina.
Ternyata, pemerintahan Marcos di Flipina pada tahun 2022 ini memiliki fakta unik yang menarik dibahas.
Baca Juga: 7 Fakta Mencengangkan Pemilu Filipina 2022, Benarkah Ada Kecurangan?

Inilah 5 Fakta Unik Pemerintahan Marcos di Filipina, Dulu Dikucilkan Sekarang Dihormati

1. Pidato Pelantikan yang Menarik

Dilansir dari Reuters, pemerintahan Marcos di Filipina dengan pidato pelantikan yang diadakan di Museum Nasional.
Saat memberikan pidato pelantikan, Marcos Jr menggemakan slogan persatuan.
"Kami di sini untuk memperbaiki rumah yang terbelah,untuk membuatnya utuh dan berdiri kokoh kembali," ucap Marcos Jr.
Selain itu, Marcos Jr juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada mantan anggota kongres serta para pemilihnya karena memberinya mandat terbesar dalam sejarah demokrasi Filipina.

2. Terungkitnya Kekejaman Keluarga Marcos di Zaman Dahulu

Pemerintahan Marcos di Filipina
Sejarah Kelam Pemerintahan Ferdinnad Marcos Terungkit Kembali saat Dimulainya Pemerintahan Marcos di Filipina (Foto: Instagram/ferdinandmarcos1917)
Sebelum Marcos Jr menjabat, terlebih dahulu keluarga Marcos menduduki pemerintahan dalam pimpinan Ferdinand Marcos. Pemerintahan Ferdinand Marcos yang dimulai pada tahun 1965 ini berhasil berjalan selama 2 dekade.
Setengah dekade dari pemerintahannya digunakan Ferdinand untuk memperpanjang masa kekuasaannya dengan memberlakukan kebijakan darurat militer.
Akibatnya, ribuan oposisi dan lawannya dipenjara, dibunuh, atau dihilangkan dari kabinet pemerintahannya. Selain itu, pemerintahan Ferdinand Marcos seringkali diidentikkan dengan pemborosan uang sehingga miliaran kas negara hilang secara sekejap.
Ads Banner

BERITA TERKINI

Relawan Pegiat Pendidikan Yogyakarta Gagas Pekan Inspirasi yang Menyasar Siswa SD

Relawan Pegiat Pendidikan Yogyakarta Gagas Pekan Inspirasi yang Menyasar Siswa SD

Minggu, 04 Juni 2023 23:06 WIB
Jumlah Pengguna Tinggi, Kemkominfo Dorong Komunitas Manfaatkan Medsos untuk Promosi

Jumlah Pengguna Tinggi, Kemkominfo Dorong Komunitas Manfaatkan Medsos untuk Promosi

Minggu, 04 Juni 2023 22:48 WIB
Jadwal Event Kota Batu Juni 2023, Ada Festival Budaya, Seni, Sampai Acara Gowes

Jadwal Event Kota Batu Juni 2023, Ada Festival Budaya, Seni, Sampai Acara Gowes

Minggu, 04 Juni 2023 21:45 WIB
Pecah! Tawuran di Tamsis Jogja, Massa Diduga Berasal dari Perguruan Silat dan Suporter ...

Pecah! Tawuran di Tamsis Jogja, Massa Diduga Berasal dari Perguruan Silat dan Suporter ...

Minggu, 04 Juni 2023 21:11 WIB
Heboh Sepasang Kekasih Curi Kotak Amal di Kota Batu Malang, Begini Ciri Pelaku

Heboh Sepasang Kekasih Curi Kotak Amal di Kota Batu Malang, Begini Ciri Pelaku

Minggu, 04 Juni 2023 20:50 WIB
Terjadi Lagi Aksi Bule di Bali Meresahkan, Berani Berhubungan Intim di Jalan Umum!

Terjadi Lagi Aksi Bule di Bali Meresahkan, Berani Berhubungan Intim di Jalan Umum!

Minggu, 04 Juni 2023 20:15 WIB
Kartu Prakerja Gelombang 54 Dibuka, Begini Syarat dan Cara Daftarnya

Kartu Prakerja Gelombang 54 Dibuka, Begini Syarat dan Cara Daftarnya

Minggu, 04 Juni 2023 19:52 WIB
Ketentuan PPDB SMP Malang 2023 Jalur Prestasi Nilai Rapor, Dimulai pada 5 Juni

Ketentuan PPDB SMP Malang 2023 Jalur Prestasi Nilai Rapor, Dimulai pada 5 Juni

Minggu, 04 Juni 2023 19:49 WIB
Mukernas Golkar, Airlangga Hartarto: Koalisi Belum Ada yang Diteken

Mukernas Golkar, Airlangga Hartarto: Koalisi Belum Ada yang Diteken

Minggu, 04 Juni 2023 19:26 WIB
Meski Elektabilitas Airlangga Hartarto Rendah, Partai Golkar Ngotot Usung Calonnya Sendiri

Meski Elektabilitas Airlangga Hartarto Rendah, Partai Golkar Ngotot Usung Calonnya Sendiri

Minggu, 04 Juni 2023 19:20 WIB