Berita

Kebakaran Irak di Pesta Pernikahan Berujung Maut, Lebih Dari 114 Orang Tewas

profile picture Edmundus Roke Wea
Edmundus Roke Wea
Kebakaran Irak di Pesta Pernikahan Berujung Maut, Lebih Dari 114 Orang Tewas
Kebakaran Irak di pesta pernikahan tewaskan lebih dari 114 orang dan ratusan lainnya mengalami luka bakar. (Foto: Twitter/NewsGlobePK)

Sementara para korban yang selamat dibawa ke rumah sakit setempat dengan dilakukan pertolongan seperti dibalut perban, menerima oksigen, dll.

Keluarga para korban terpantau berkumpul di lorong rumah sakit dan di luar sambil menunggu petugas mengatur lebih banyak obat-obatan dan tabung oksigen.

Beberapa korban yang terbakar di antarana adalah anak-anak sementara suasana di kota tersebut dipenuhi oleh bunyi sirine ambulans selama berjam-jam setelah kebakaran tersebut.

Sementara pengantin pria dan wanita yang berada di lantai dansa ketika kebakaran terjadi masih belum diketahui apakah ikut menjadi korban atau selamat dari insiden tersebut.

"Mereka sedang bersiap untuk berdansa, lalu mereka menyalakan sesuatu untuk tarian yang menyala. Seluruh aula terbakar dalam hitungan detik," kata salah seorang saksi.

Al-Badr, juru bicara Kementerian Kesehatan Irak menyebutkan bahwa segala upaya dilakukan untuk memberikan bantuan kepada korban dan menyebut kejadian kebakaran di pesta pernikahan Irak ini adalah kecelakaan yang disayangkan. 

"Semua upaya sedang dilakukan untuk memberikan bantuan kepada mereka yang terkena kecelakaan yang disayangkan ini," kata Al-Badr. 

Najim al-Jubouri, Gubernur Nineveh, mengatakan beberapa yang terluka telah dipindahkan ke rumah sakit dan belum menyebutkan jumlah korban meninggal dunia final yang mengindikasikan bahwa jumlah kematian masih bisa bertambah.

Pastor Rudi Saffar Khoury, seorang pendeta di pernikahan tersebut, mengatakan tidak jelas siapa yang bertanggung jawab atas kebakaran tersebut.

"Bisa jadi kesalahan dari penyelenggara acara atau tuan rumah tempat acara, atau mungkin ada kesalahan teknis," kata Khoury.

Kebakaran Irak di pesta pernikahan pada Rabu, 27 September 2023 disebut menjadi pukulan berat bagi komunitas Kristen di negara tersebut yang saat ini menjadi minoritas setelah mengalami penurunan jumlah yang drastis dalam beberapa tahun belakangan. ****

Baca artikel menarik lainnya di Harianejogja.com

Ads Banner

BERITA TERKINI

Kecelakaan di Jogja, Lansia Tewas Usai Tabrak Truk Parkir

Kecelakaan di Jogja, Lansia Tewas Usai Tabrak Truk Parkir

Sabtu, 05 April 2025
Pemancing Asal Semarang Jatuh dari Tebing di Pantai Gunungkidul

Pemancing Asal Semarang Jatuh dari Tebing di Pantai Gunungkidul

Sabtu, 05 April 2025
Kebijakan Tarif Trump Buat Wall Street Terpeleset! Apple & Nvidia Jadi Korban

Kebijakan Tarif Trump Buat Wall Street Terpeleset! Apple & Nvidia Jadi Korban

Jumat, 04 April 2025
7 Program Unggulan Bupati Endah Baru Terealisasi Tahun Depan, Apa Saja?

7 Program Unggulan Bupati Endah Baru Terealisasi Tahun Depan, Apa Saja?

Jumat, 04 April 2025
Puluhan Ribu Wisatawan Masuk ke Gunungkidul, Berikut Obyek yang Ramai Dikunjungi

Puluhan Ribu Wisatawan Masuk ke Gunungkidul, Berikut Obyek yang Ramai Dikunjungi

Jumat, 04 April 2025
3 Wisatawan Tenggelam di Pantai Parangtritis, Satu Orang dalam Pencarian

3 Wisatawan Tenggelam di Pantai Parangtritis, Satu Orang dalam Pencarian

Jumat, 04 April 2025
Dibuka Hari ini, Festival Klangenan Bantul 2025 Hadirkan Ragam Kuliner dan Mainan Jadul

Dibuka Hari ini, Festival Klangenan Bantul 2025 Hadirkan Ragam Kuliner dan Mainan Jadul

Jumat, 04 April 2025
Perempatan Palbapang, Bantul: Mitos Pasangan Pengantin Wajib Tinggalkan Ayam

Perempatan Palbapang, Bantul: Mitos Pasangan Pengantin Wajib Tinggalkan Ayam

Jumat, 04 April 2025
Arus Balik, Volume Kendaraan Keluar dari Gunungkidul Mulai Meningkat

Arus Balik, Volume Kendaraan Keluar dari Gunungkidul Mulai Meningkat

Jumat, 04 April 2025
Harga Emas Antam Hari ini Jumat 4 April 2025 Naik atau Turun? Cek ...

Harga Emas Antam Hari ini Jumat 4 April 2025 Naik atau Turun? Cek ...

Jumat, 04 April 2025